Keamanan Jangan Berhenti di Dapur
Mashudi, Direktur Operasional, Pemberitaan, dan Jaringan Disway.Id-dok. Disway-
Jika ditemukan kejanggalan, makanan tidak perlu langsung dibagikan. Sekolah dapat menahannya, menghubungi dapur, mencatat nomor produksi, lalu meminta pemeriksaan lebih lanjut.
Dengan begitu, keputusan tidak hanya bergantung pada lidah guru atau penampilan makanan.
BACA JUGA:Drone untuk Peternakan di Indonesia
MBG adalah program besar dengan tujuan mulia. Karena penerimanya puluhan juta anak, pengamanannya juga harus berlapis.
Dapur harus aman. Perjalanan makanan harus terkendali. Sekolah pun perlu memiliki pertahanan terakhir.
Teknologi memang tidak mampu menyelesaikan seluruh persoalan. Namun, jika satu alat sederhana dapat mencegah satu ompreng bermasalah dibagikan, berarti ada anak yang terlindungi.
Gagasan ini mungkin masih kecil. Masih perlu diuji. Masih harus disempurnakan.
Namun, dalam urusan makanan anak-anak, kita tidak boleh menunggu gagasan menjadi sempurna untuk mulai memikirkannya. Apalagi menunggu ada korban berikutnya.
By Mashudi, Direktur Operasional, Pemberitaan, dan Jaringan Disway.Id
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: