Pramono Targetkan Jakarta Bebas Kabel Udara dalam Lima Tahun

Senin 14-09-2026,13:37 WIB
Reporter: Cahyono |
Pramono Targetkan Jakarta Bebas Kabel Udara dalam Lima Tahun

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan seluruh jaringan kabel udara yang semrawut di ruang publik tuntas diturunkan ke bawah tanah dalam lima tahun ke depan-disway.id/Cahyono-

"Langkah tersebut diperlukan untuk menciptakan kepastian bagi penyelenggara telekomunikasi sekaligus memastikan pemanfaatan infrastruktur daerah tetap berjalan sesuai ketentuan," kata Jerry.

Kebutuhan terhadap infrastruktur telekomunikasi terus meningkat seiring dengan tingginya aktivitas digital masyarakat.

BACA JUGA:Jelang Persija Vs Persib, Pramono Ajak Jakmania Jaga Jakarta Apapun Hasilnya

DataHub Kementerian Komdigi mencatat DKI Jakarta memiliki 3.078.002 pelanggan layanan Internet Service Provider (ISP) pada 2024, tertinggi dibandingkan provinsi lain.

Data tersebut menunjukkan penataan kabel perlu berjalan beriringan dengan upaya menjaga keberlanjutan konektivitas masyarakat.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike menilai pembangunan sarana jaringan utilitas terpadu (SJUT) dapat mendukung tata kelola kota yang lebih rapi, aman, dan sesuai dengan standar kota global.

Menurut Yuke, keberadaan kabel udara yang semrawut tidak hanya mengganggu estetika, tetapi juga membahayakan pengguna jalan.

"Juga membahayakan dan kerap memakan korban," katanya.

BACA JUGA:17.800 Personel Disiagakan Untuk Amankan Laga Persija vs Persib di GBK Besok

Yuke menilai Jakarta yang tengah menuju kota global sudah seharusnya memiliki jaringan utilitas terpadu di bawah tanah.

Keberadaan kabel udara yang tidak tertata sudah tidak sesuai dengan kebutuhan kota modern.

Ia meminta pembangunan SJUT dilakukan dengan perencanaan matang, terutama terkait jadwal pekerjaan dan koordinasi antarinstansi.

"Perencanaan bongkar pasang dan timeline-nya harus tepat. Jangan sampai setelah di ujung selesai dikerjakan, lalu ada lagi yang harus dibongkar di titik lain," pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: