Aparat Diminta Harus Terapkan Nilai HAM saat Tangani Unjuk Rasa

Senin 21-09-2026,09:07 WIB
Aparat Diminta Harus Terapkan Nilai HAM saat Tangani Unjuk Rasa

Pengamat politik dan kekuasaan Ray Rangkuti menilai penanganan aksi unjuk rasa tidak cukup hanya berpegang pada aturan dan prosedur.--Istimewa

Di tempat yang sama, peneliti Amnesty International, Michelle Nathaniel Dyonisius, menilai aksi unjuk rasa yang digelar oleh pihak mana pun, merupakan hak warga negara.

Termasuk rencana demonstrasi yang akan digelar pada bulan September ini. 

"Kami sih memandangnya itu selalu bagian dari hak kebebasan berekspresi untuk setiap warga turun ikut aksi," ujarnya. 

BACA JUGA:Wamenkum Klaim KUHP Baru Lindungi Hak Unjuk Rasa

Meski begitu, pihaknya berharap agar aksi demonstrasi dilakukan dengan tertib. Sehingga, pada akhirnya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. 

"Tapi tentu saja kami mendukung teman-teman ini yang memang menyuarakan aksinya dengan damai dan dengan baik. Dan kami juga, kami melihatnya memang itu bagian dari hak asas manusia ya, terus bagian dari kebebasan berekspresi, berkumpul untuk menyuarakannya," jelasnya. 

Terkait masih adanya korban jiwa saat unjuk rasa, Amnesty International meminta persoalan itu diusut tuntas.

BACA JUGA:Ada Agenda Demo BEM SI dan Dua Unjuk Rasa di Jakarta Hari Ini, 3.000 Polisi Bersiaga

Penanganan kasus tersebut harus dilakukan dengan transparan. Sehingga, rasa keadilan bagi korban dan keluarga yang ditinggalkan, bisa tercapai. 

"Nah itu tentu saja kami mengadvokasikan supaya itu diusut dengan jelas. Ada akuntabilitasnya, kemudian korban, hak keluarga (dipenuhi). Tentu saja dengan salah satu yang paling basic adalah diusut siapa yang melakukannya," tandas Michelle.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait