Orang Have Gak Cuma Dilihat dari Banyaknya Aset, Ini Pesan Wealth Wisdom 2026
(ki-ka) Atiqah Hasiholan, Permata Bank Brand Ambassador ; Eddie Sajoga, Direktu r Consumer & Branch Banking Permata Bank ; Glenn Ranti, Div. Head Strategic Marketing & Communication Permata Bank Dalam Media Briefing Wealth Wisdom 2026 di Jakarta--istimewa
Salah satunya melalui Digital Transaction Assistance (DiTA), layanan transaksi investasi berbasis hybrid yang menggabungkan pendampingan RM dengan otorisasi digital langsung oleh nasabah.
Layanan ini memungkinkan nasabah memperoleh pendampingan sekaligus melakukan transaksi secara lebih fleksibel.
Persiapan masa depan juga mencakup keberlanjutan kekayaan lintas generasi.
Melalui program Permata Masa Depan, putra-putri nasabah Private dan Priority berusia 15–25 tahun yang memenuhi ketentuan berkesempatan mengikuti Future Leaders Journey Shanghai 2026.
BACA JUGA:KPK OTT di BNPB: Sestama dan 13 Orang Diamankan, Penyidik Sita Rp1,4 Miliar beserta Aset emas
Program tersebut mencakup kunjungan edukatif ke Fudan University, Shanghai Normal University, dan Xi’an Jiaotong-Liverpool University, serta kunjungan bisnis ke Alibaba dan Bangkok Bank di Shanghai.
Pengalaman itu diharapkan dapat memperluas wawasan generasi muda mengenai pendidikan, bisnis, dan kepemimpinan, sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi tantangan masa depan.
Melalui Wealth Wisdom 2026, Permata Bank menegaskan komitmennya untuk mendampingi nasabah melalui edukasi, layanan personal, dan solusi yang adaptif.
Pada akhirnya, memaknai kekayaan tidak berhenti pada besarnya aset yang dimiliki. Kemampuan menjaga kesehatan, membangun hubungan, mengelola risiko, serta mempersiapkan masa depan keluarga juga menjadi bagian dari perencanaan kekayaan yang berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: