Daftar Keinginan

Daftar Keinginan

Ilustrasi Amerika mengajukan 15 syarat penghentian perang.--

Setelah 25 hari IsAm-Iran siapa yang menang? Setidaknya untuk sementara?

Dua-duanya kalah. Itu kesimpulan saya.

Banyak yang menilai Amerika Serikat kalah. Tapi tidak ada yang menilai Iran sudah menang.

Amerika dinilai kalah karena tujuannya menyerang Iran gagal total: mengganti pemerintahan dari yang anti-Amerika ke pro-Amerika.

Kalau toh Iran dikatakan menang, itu karena tidak ada negara lain yang mampu melawan Amerika (plus Israel) sehebat Iran.

Sudah dihujani bom selama 25 hari, Iran masih bisa terus membalasnya. Bahkan kian ke belakang kian modern senjata balistik yang diluncurkan ke Israel.

Iran pun siap untuk perang panjang. Amerika yang justru kelihatannya tidak siap.

Tiba-tiba saja di hari ke-25 Presiden Donald Trump mengatakan pembicaraan dengan Iran sangat memberi harapan dan produktif.

Keruan saja Iran kaget: kapan ada pembicaraan dengan Amerika. Bahkan Iran menegaskan: sudah tidak ada lagi ruang untuk diplomasi.

Tapi upaya ke arah perundingan memang terjadi. Pakistan yang memegang peran penting. Pakistan menyediakan diri untuk menjadi tempat perundingan: Islamabad.

Pakistan berbatasan dengan Iran. Tapi juga sahabat Amerika. Akibat perang ini, Pakistan termasuk negara yang paling menderita: miskin, tidak punya sumber minyak, penduduknya besar.

Pakistan sudah sangat jauh melangkah. Sudah bisa meminta Amerika menyerahkan daftar keinginan.

Anda sudah tahu, dari media internasional, apa saja yang diminta Amerika. Total ada 15 permintaan. Pakistan mengatakan daftar keinginan Amerika itu sudah pula diserahkan ke pihak Iran.

Yang menarik, tidak ada satu pun permintaan Amerika untuk mengganti pemerintahan. Padahal tujuan utama penyerangan terhadap Iran justru untuk itu.

Saya melihat sebenarnya 15 permintaan itu enteng bagi Iran. Apalagi itu belum ditawar. Permintaan nomor 2 sampai nomor 4 misalnya, terkait nuklir: agar Iran tidak lagi meneruskan program nuklir.

Permintaan seperti itu sudah disetujui Iran sebelum Trump jadi presiden. Yakni dalam perundingan di zaman Barack Obama. Tapi justru Trump yang membatalkan persetujuan itu.

Pun perundingan sebelum serangan IsAm ke Iran: banyak hal sudah disepakati. Tapi ketika perundingan sudah mendekati final, justru Israel menyerang Iran pada 28 Februari 2026.

Sampai-sampai ada analis yang menyimpulkan: setiap kali perundingan Amerika-Iran hampir selesai, ada saja ulah Israel untuk menghambatnya. Misalnya dengan cara membunuh ahli nuklir yang terlibat dalam perundingan.

Permintaan nomor 1 dari 15 permintaan Amerika adalah: gencatan senjata selama satu bulan. Gampang.

Nomor 2 sampai nomor 4 soal nuklir tadi.

Permintaan berikutnya agak berat bagi Iran: membatasi produksi senjata balistik sampai pada jangkauan tertentu. Senjata seperti itulah yang saat ini sangat mengancam Israel dan para sahabat Amerika di Teluk.

Permintaan berikutnya ringan: jangan lagi membantu gerakan anti-Amerika di luar negeri seperti Houti di Yaman dan Hizbullah di Lebanon.

Nomor berikutnya lebih ringan lagi: jangan menyerang pusat-pusat minyak di negara-negara tetangga. Iran pasti setuju ini. Sejak awal Iran tidak mau itu. Iran menyerangnya karena ada pangkalan militer Amerika di sana.

Permintaan berikutnya juga enteng: membuka kembali selat Hormuz. Itu enteng karena Iran sendiri perlu uang dari minyak.

Nomor berikutnya rasanya juga tidak berat: kalau Iran ingin membangun pembangkit listrik nuklir harus melibatkan Amerika.

Kita belum tahu daftar permintaan Iran. Tapi selama ini Anda sudah tahu: Iran meminta agar semua kerusakan di Iran diberi ganti rugi.

Dari daftar permintaan Amerika itu, terlihat sekali bahwa posisi Iran lebih kuat daripada perundingan sebelum serangan 28 Februari. Tentu kita tidak tahu masih seberapa kuat persenjataan Iran untuk terus membalas serangan Israel dan Amerika.

Seberapa Iran masih kuat akan bisa kita baca dari sikap Iran dalam perundingan Pakistan ini.

Begitu banyak tokoh Iran yang gugur akibat serangan IsAm selama 25 hari. Tapi Amerika tidak juga bisa mengumumkan dirinya telah menang melawan Iran.

Dari langkah perundingan itu kian terlihat tujuan Amerika ikut menyerang Iran tidak sama dengan tujuan Israel.

Sejak awal saya sudah membaca bahwa Israel telah berhasil menyeret Amerika ke skenario yang ditulis Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Amerika negara besar. Yang besar terbukti bisa dikendalikan negara kecil.(Dahlan Iskan)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan Edisi 25 Maret 2026: Mati Efisien

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

SIAP APA SAJA..!!

“Sersan. Kamu harus perhatikan serius pembangunan KMP. Jika macet, kutembakkakimu..!!”

“Tugas utama saya jaga rudal tetap siap tembak. Bagaimana saya harus bagi waktu?”

“Tugas KMP itu operasi militer selain perang. Sama prioritasnya. Perhatikan AGHT. Nanti Letkol atasanmu yang urus.”

“Siap Jenderal..!!”

“Siap apa?”

“Siap apa aja..”

##

Saya membayangkan percakapan itu terjadi di war room. Separuh aroma mesiu. Separuhbau semen basah. Rudal dan koperasi duduk berdampingan. Sama-sama disebut prioritas.

Di situlah uniknya. Tentara dilatih menghadapi musuh yang jelas. Tapi di KMP, musuhnya abstrak: keterlambatan, logistik, koordinasi. Nama resminya AGHT. Musuh tanpa wajah. Tapi efeknya bisa lebih mematikan dari peluru.

Jawaban “siap apa aja” itu terdengar ringan. Padahal berat. Itu bukan sekadar patuh. Itu kesiapan menerima tugas yang bahkan belum sepenuhnya dipahami.

Namun setelah semua “siap”, persoalan berubah. Bukan lagi soal komando. Tapi soal efisiensi. Dunia bisnis tidak kenal aba-aba.

Di medan ini, tidak ada yang bisa ditembak kakinya. Yang ada: pelan-pelan tumbang. Tanpa suara.

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

"WAR"-NYA HANYA DI DALAM "ROOM":

LALU KAPAN KERJANYA?

War room. Namanya gagah. Seolah semua pertempuran selesai di dalam ruangan itu. Padahal perang yang sesungguhnya justru di luar layar.

Di dalam, angka bergerak. Grafik naik turun. Semua tampak rapi. Seperti perang yang sudah dijinakkan jadi data. Tinggal klik. Tinggal zoom. Tinggal lapor.

Lalu saya bertanya dalam hati: kapan berkeringatnya?

Karena beton tidak tercetak dari rapat. Tanah tidak bersih oleh presentasi. Dan koperasi tidak berdiri dari pointer laser.

Jawabannya ternyata sederhana. War room itu hanya otaknya. Badannya tetap di lapangan. Di desa. Di panas. Di lumpur. Di lokasi yang sinyal pun kadang kalah oleh ayam lewat.

Maka “war”-nya memang bukan di ruangan. Ruangan hanya peta. Perangnya tetap di luar. Di sana Babinsa berdiri. Dandim mengawasi. Tukang bekerja.

Yang menarik, dua dunia itu kini terhubung. Ruang dingin ber-AC dan lapangan berdebu. Satu klik di layar bisa jadi tekanan di desa.

Guyonnya begini: kalau semua hanya berhenti di war room, kita menang di presentasi. Kalah di kenyataan.

Seriusnya: keberhasilan justru ditentukan oleh siapa yang lebih kuat di luar ruangan. Bukan di dalamnya.

alasroban

Imho:

Nampaknya masing-masing negara akan maju ekonominya sesuai dengan kearifan lokal masing-masing.

Eropa memulai kemajuan dengan menjadi bangsa penjajah. Menghisap kekayaan negara-negara lain yg lemah.

US juga sama.

Lebih parahnya mendeklarasikan kemerdekaan di tanah orang. Sampe sekarang Masih rajin menyedot SDA negara lain.

China maju dg cara me jadi manufatur dunia kemudian ATM teknologi. Menjual lebih murah.

Indonesia?

Masih menunggu kearifan lokal untuk kemajuan nya. Mungkin Kdmp? MBG? Menjadi bagian pondasi kemajuan. Entahlah.

Ahmed Nurjubaedi

Saya belum bisa membayangkan akan seperti apa ruh bisnis KMP nanti. Gabungan antara sistem ritel modern dan koperasi konvensional? Menjadi pasar modern sekaligus mungkin menjadi usaha simpan pinjam?

Atau menjadi bank kecil yang punya minimarket? Yang menjual produk UMKM? Yang juga memberi pinjaman ke pelaku UMKM dan para petani? Yang terhubung dengan seluruh KMP se Indonesia, sehingga juga bisa menyerap hasil panen petani sekaligus menyalurkannya ke pasar yang demandnya tinggi? Sehingga mengakhiri peluang tengkulak nakal? Sekaligus meningkatkan harga dasar hasil pertanian para petani? Kalau demikian, para pelaku UMKM dan petani akan terangkat perekonomiannya.

Saya kira hal yang paling utama adalah aksinya nanti. Juga mental petarungnya. Spirit kewirausahaan yang tahan banting dan anti karat. Juga jagoan di lapangan. Fleksibilitasnyatinggi. Yang gagal 100 kali bangkit 101 kali.

Jika demikian, maka KMP akan menjadi kampus kehidupan untuk kewirausahaan. Nampaknya perlu juga menggandeng Universitas Ciputra.

siti asiyah

Saya adalah 1 diantara sekian warga negara ini yang ragu bahkan cenderung pesimisdengan KDMP.Sependek pengetahuan saya tentang koperasi, sejak lahir KDMP sudah menyalahi prinsip koperasi itu sendiri.Koperasi itu dari -oleh-untuk anggota, bilapun ingin diintervensi mestinya ada modifikasi regulasi.Dilapangan yang terjadi adalah orkestrasimiliterisme dengan ciri khas semua harus serba seragam-serempak-sama dan mesti menjawab ``siap``, tak sedikitpun ada ruang dialog untuk kearifan lokal desa, tak ada pencerahan akan tentang arah peta kemana KDMP akan dibawa.Maka secara tergesadiselenggarakan musdes pembentukan KDMP serba instan dan cepat dan setelah terbentuk justru pengurus inilah yang paling pertama jadi penonton dipinggiran.Selebihnya semua tentara berjuluk pembina desa bekerja secara tergesa, menekan desa untuk menyerahkan lahannya, mewajibkan desa untuk menguruk lahannya dengan beban biaya ditanggung desa.Seterusnya datanglah material dan mulai dibangun KDMP dilahan yang tersedia, tanpa papan nama proyek, berapa anggarannya, bersumber darimana, dilakukan oleh siapa, tenggang waktu mulai dan berakhirnya.Yang pasti kami ketahui tentara pembina desa jadi pengawasnya.Kami ( warga desa ) bahkan pengurus KDMP-nya hanya sebatas menyaksikannya, ada pembangunan KDMP dilahan tanah kas desa, dibangun dengan memakan sebagian lapangan, dibangun diujung kampung yang bagi warga tak strategis lokasinya....................

heru pujihastono

Menjelang bulan puasa kemarin kami makan sup ayam Klaten. Sama pemilik resto nyadidudukkan di bekas KUD Jatinom Klaten. Sepertinya usahanya KUD itu pengepul susu sapi. Apakah masih berdenyut kegiatan nya? Tidak SDH mati beberapa tahun sepertinya.sudah TDK ada aktifitas. Terlihat ongokan bekas- bekas kejayaannya. Bahkan truk Tanki utk muatan susu sapi sudah karatan tidak dioperasikan. Harapan saya mobil- mobil india itu kelak konsisten - nehi nehi. Seperti gerak leher orang india. Efisien menghadapi zaman.

djokoLodang

-o--

Selingan Pagi -- Intermeso.

Paling Cepat

Seorang manajer kantor memanggil empat orang stafnya untuk menemukan seseorang yang bisa bertimdak cepat menghadapi suatu keadaan.

"Saya akan mengajukan satu pertanyaan yang sama kepada kalian semua. Dan, jawaban Anda tidak boleh sama atau meniru jawaban teman Anda sebelumnya."

"Ini pertanyaannya ..."

"Apa hal tercepat yang Anda ketahui?" sambil menunjuk pria yang duduk paling kanan.

"Pikiran muncul begitu saja di kepala, tanpa peringatan sebelumnya. Sebuah pikiran adalah hal tercepat yang saya ketahui."

"Itu bagus!" kata pak Bos.

"Dan sekarang Anda?" ia bertanya kepada pria kedua.

"Hmm.... coba saya pikirkan, ... kedipan mata! Kedipan mata adalah hal tercepat yang saya ketahui."

"Luar biasa!" kata manajer, "Kedipan mata! Itu klise yang sangat populer untuk kecepatan."

Pria ketiga langsung menjawab.

"Menyalakan lampu! Saat saklar ditekan, tidak peduli jauh atau dekat, cahayanya langsung terlihat."

"Bagus! Sulit untuk mengalahkan kecepatan cahaya," kata pak Bos.

Pria keempat menunduk beberapa lama, sebelum akhirnya menjawab.

"Setelah mendengar tiga hal tercepat tadi, jelas bagi saya bahwa ada satu hal yang lebih cepat lagi, yaitu: diare!"

"APA!?" seru pak Bos.

"Oh, saya bisa menjelaskan," kata pria keempat. " ... tiga hari yang lalu saya merasa perutku mulas dan segera lari ke kamar mandi. Tapi, sebelum sempat berpikir, berkedip, atau menyalakan lampu, ... itu ... itu ... sudah terlanjur muncul di celana. ..."

--0-

Achmad Faisol

kalau prediksi saya, setelah dua tahun kdmp dikelola agrinas pangan, kdmp ga akan diserahkan ke pengurus...

mengapa...? pengurus kdmp punya kesibukan masing-masing... sibuk mengurus bisnis kdmp ya butuh digaji...

ingat, kalau sudah bicara uang, semua orang "agamanya" sama, yaitu uang...

mending kdmp dikelola selamanya oleh agrinas pangan... jadi anak bumn saja... tinggal ganti nama... beres…

Hasyim Muhammad Abdul Haq

Indomaret sekarang ada sekitar 23ribu gerai. Alfamart ada sekitar 22ribu gerai.

Apakah mungkin 20.000 gerai itu didirikan langsung bersamaan dalam sekali waktu?

Kopdes Merah Putih pengennya langsung mengoperasikan 80.000 unit secara bersama. Apa ya mungkin?

Secara fisik mungkin saja sih, tapi apakah itu efektif dan berdampak positif terhadap ekonomi desa? Belum tentu. Apalagi kalau kita bicara: efisien, lebih sulit lagi pelaksanaannya.

Sebanyak apapun Indomaret dan Alfamart, mereka tumbuhnya ya satu-persatu sambil terus mengevaluasi kinerjanya.

Kopdes Merah Putih maunya langsung 80.000 cabang, sudah gitu langsung dibelikan pikap 4x4 semua. Saya belum bisa menerima logika bisnisnya? Mereka dapat untungnya dari jualan apa?

Saat ini sudah ada Kopdes yang buka, dan terbukti belum bisa menguntungkan seperti yang diharapkan. Begitu kok mau langsung di-copy paste 80.000 outlet?

Dwi Bianto

AMBISIUS ITU MELUMPUHKAN LOGIKA. TIDAK OBJEKTIF. BIAS. TINDAKAN YG DIDASARKAN AMBISI AKAN BERUJUNG PENYESALAN. TAK TERKECUALI PRABOWO.

Wilwa

@AgusS3. Suzhou 苏州 (baca: Suchow) vs Xuzhou 徐州 (baca: Xüchow) bukan hanya beda nada (“datar” untuk Suchou, “naik” untuk Xuchou) tapi beda vokal. Yang satu u dan yang satu lagi double i (ü) yang diucapkan dengan cara “memonyongkan” mulut sambil mengucap i

Vikagora Prayogi

Akhir tahun ini target pembangunan gedung KMP akan selesai 80 rb tulis abah.

Dengan dana desa yang di potong per desa sekitar 600 jutaan itu hanya untuk bangunan ygluasnya 600 m2 darimana anggaran untuk beli tanahnya? Minimal tanah yang disiapkaadalah 1000 m2, jika harga tanah di pinggir jalan 25 juta, butuh 250 juta sendiri untuk beli tanah. Belum lagi harga tanah di desa yang sudah deket sama kota harganya sudah m2 bukan per are lagi.

Agak ragu saya kalau bisa selesai tahun ini semua yg 80 ribuan itu.

Belum lagi untuk pengadaan bahan jualan KMP, atau barangkali di kasih hutang dulu dan dibayar kalau sudah laku barangnya, semacam pupuk atau obat obat pertanian misalnya.

Tiga Pelita Berlian

Gebrakan Agrinas belanja Pickup 105ribu pick up dari India dgn harga jauh lebih murah, seharusnya membuka mata kita bersama bahwa selama ini ATPM dalam negeri telah menjual mobil sejenis dgn harga yg terlampau tinggi, terlampau rakus ambil untung nya .

Namun hebatnya, mereka bereaksi "menangis" seolah menjadi korban kebijakan Agrinastsb, anggota DPR & menteri terkait jg mengaminkan tangisan tsb, seolah mereka lupa bhwselama ini ATPM2 tsb sdh berpesta pora sekian lama.

Emh, Jd ingat alasan Trump serang Iran konon katanya karena rezim Iran telah membunuh 32rb rakyat nya, tapi dia seolah pekok bahwa Isr@3l telah bunuh 72rihuan warga Gaza sejak 2023. Ufh

Seklangkong

Wilwa

@AgusS3. Dubai lebih tragis. Dalam hitungan minggu jadi kota mati ditinggalkan penghuninya yang justru “brain” and “vein” Dubai. Expert dan ex patriat flee dari Icon pariwisata utama Uni Emirat Arab ini. Bahkan imigran India/Pakistan yang menjadi kuli di sana pun pulkam. Yang jelas MBZ di Abu Dhabi sedang pening tujuh keliling saat ini memikirkan Dubai pemasok dollar dari pariwisata dan high end life style

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

EXODUS ORANG ISRAEL..

Bandara Ben Gurion penuh sesak.

Bukan oleh turis, tapi warga yang pergi membawa koper besar. Tujuannya satu: New York, London, hingga Paris. Mereka mengungsi.

Banyak yang bersumpah tak akan kembali lagi.

Data Knesset bicara terang. Sejak setahun lalu, lebih dari 550.000 warga angkat kaki. Maret 2026 ini, arus keluar makin deras. Ribuan orang per bulan. Celakanya, yang pergi adalah tulang punggung negara. Tenaga medis dan pakar teknologi. Mereka punya mobilitas tinggi. Mencari stabilitas di Eropa atau Amerika adalah pilihan rasional.

Tahun 2025 menjadi saksi ketimpangan itu. Hanya 19.000 yang pulang, sementara 70.000 lainnya memilih menetap di luar negeri. Biaya hidup selangit dan ketegangan keamanan jadi pemicu utama.

Ketidakpastian makin memuncak.

Kabar burung dari Islamabad menambah kecemasan. Konon, Amerika dan Iran berunding di Pakistan. Tanpa melibatkan Israel. Tanpa ada lobi Yahudi Amerika di sana. Jika benar, Israel terancam terkucil di sudut sejarah. Meski begitu, masih ada yang optimis. Mereka merasa aman karena menganggap raja-raja Arab di Teluk masih sungkan pada kekuatan Washington. Nasib memang sering ditentukan di ruang-ruang gelap yang jauh.

mario handoko

selamat siang bp jokosp.

pernahkah bapak2 pemimpin KMP mencari tahu. mengapa OK-OCE mart, yg didukung penuh pemprov dki. hampir semuanya layu sebelum berkembang?

Jokosp Sp

Efisiensi kalau yang saya pelajari di perusahaan swasta. Tidak hanya fokus pada penghematan biaya, tetapi merupakan integrasi antara optimalisasi operasional, teknologi, dan nilai tambah bagi konsumen. Dalam praktek bisnis dan laporan perusahaan terdiri dari aspek: 1. Efisiensi operasional dan biaya: Quality, Cost, Delivery sebagai kunci. Mewujudkannya melalui: Pengendalian biaya operasional, mengoptimalkan marjin usaha dengan menekan biaya yang tidak perlu. Metode Plan Do Check Action: menerapkan siklus ini secara konsisten untuk memastikan penjualan efektif dan meniadakan pemborosan sumber daya. 2.Digitalisasi dan Teknologi Informasi. Merupakan pilar efisiensi modern untuk mempercepat transaksi dan administrasi. Terdiri dari digitalisasi proses dalam meningkatkan pasar dan jangkauan pasar. Optimalisasi administrasi, contoh penggunaan billing unit untuk merampingkan administrasi penjualan. E-procurement, mempercepat proses pengadaan dan interaksi dengan mitra bisnis melalui sistem elektronik. 3.Efisiensi berorientasi pelanggan. Efisiensi yang dilihat dari sudut pandang konsumen. Contoh dari produk hemat energi yang diminati pasar. Jaringan distribusi terintegrasi. Memiliki rantai pasok dan logistik yang andal. Memastikan setiap produk sampai konsumen tepat waktu dan biaya efektif. 4.Strategi deservikasi dan managemen aset. Sinergi group untuk memaksimalkan pasar dan pengembangan an efisiensi modal kerja utk pertumbuhan tanpa membebani likuiditas perusahaan. Apakah KMP mampu?

Waris Muljono

Proyek kolosal macam koperasi merah putih (juga MBG ) dgn timeline singkat memang harus melibatkan organisasi milik tentara yg sdh matang dan jelas rantai komandonya.

Nunggu inisiatif masyarakat (idealnya koperasi) rasanya mustahil target tercapai.

Jadi kl orientasinya hasil, pilihan melibatkan tni dan agrinas adl pilihan tepat.

Nampaknya begitulah yg terbaca kenapa tentara memiliki peran besar dlm pemerintahan prabowo.

Misalnya dlm wawancara terakhirnya dgn najwa shihab, mardigu dll , prabowo menyentil ttgpembangunan jembatan yg menurut dia ga dikerjakan oleh para kepala daerah. Maka dia ambil alih dgn membentuk satgas jembatan dgn kasatgasnya kasad maruli.

Dan banyak contoh lain peran tentara dlm pemerintahan prabowo

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

JENDERAL, DISIPLIN,

DAN BATAS GARIS..

Saya membaca bagian itu dua kali.

"Lima jenderal aktif. Di satu perusahaan".

Lalu disebut juga nama Yudha Rusniwan Yusni disebut. Muda. Tegap. Disandingkan dengan Sjafrie Sjamsoeddin di masa muda. Ada nuansa bangga di sana.

Dan memang, disiplin seperti itu yang sering kita rindukan. Tegas. Cepat. Tidak banyak rapat yang berputar-putar. Ada keputusan. Ada eksekusi.

Dalam banyak hal, pendekatan ini menjanjikan. Terutama ketika proyek harus kejar waktu. Butuh ritme. Butuh komando. Butuh rasa “tidak enak” kalau terlambat.

Tapi di situlah garis tipisnya. Antara efektif dan tepat. Antara cepat dan sesuai aturan.

Karena negara ini punya konstitusi. Ada batas peran. Ada pembagian fungsi. Militer kuat di disiplin dan eksekusi. Sipil kuat di tata kelola dan akuntabilitas.

Kalau dua dunia ini bertemu dengan tepat, hasilnya bisa luar biasa. Seperti mesin yang menemukan keseimbangan antara tenaga dan kendali.

Kita ingin proyek ini berhasil. Bukan hanya selesai. Tapi juga benar. Karena yang cepat itu penting. Tapi yang tepat itu wajib.

Bahtiar HS

Ada Babinsa yg bertugas mengawasi pembangunan KDMP. Hingga melibatkan Dandim. Bahkan Pangdam. Tulis Abah.

Sy jadi teringat kisah ayah ibu saya. Dulu ada Babinsa yg ikut terlibat menyukseskan program KB (Keluarga Berencana) zaman Orba. Bapak ibu sy pernah dikejar2 Babinsa utkdatang ke kelurahan agar mau KB. Polahe, anaknya banyak. Kala itu tahun 70an anaknya sdh lbh dari 3. Sdh lbh dari 2 anak cukup.

Tp ortu sy punya pendpt kukuh. Gak akan mau KB yg suruh pakai ini itu. Apalagi steril. Pernah ibu sy sama kelurahan sdh dijemput buat steril. Tp ibu kemudian memberanikan diri kabur. Wkwkw.

Akibatnya, Ayah sy dipanggil ke markas Kodim. Diinterogasi. Intinya disuruh ikut KB. Di situ ayah sy nyatakan ke petugas tentara, kalau beliau nggak mau disuruh KB. Meski ditembak sekalipun!

Walhasil bahkan Kodim pun angkat tangan berhadapan sama ayah saya. Sampai Lurah kami geleng2 dibuatnya. Maka khusus pd ortu saya, beliau bilang: "Sak karepmu, Bulik. Sak karepmu." Ya, ibu kami adalah msh termasuk Bulik pak Lurah.

gubernur kota

Tolong izinkan saya bertanya:

1. Berapa lama KDMP harus sudah untung setelah beroprasi penuh?

2. Berapa untung yang harus didapat segera setelah beropersi penuh?

3. Dari rencana 80k KDMP, berapa persen yang harus sukses?

4. Tolong sajikan beberapa contoh kasus untuk setiap jawaban atas 3 pertanyaan di atas baik yang sukses dan juga yang gagal. Dan sertakan analisa penyebab kegagalan dan kesuksesan itu.

Mohon kiranya ada yang berbaik hati untuk menjawab. Terima kasih

Er Gham 2

Venezuela mungkin mudah untuk ditaklukan. Sekarang bisnis minyak nya berhasil dikuasasi.

Namun Iran berbeda. Dan salah satu credo dalam negoisasi bisnis, "Jika pesaing sulit dikalahkan, maka bekerja sama lah".

Mungkin itu yang akan dilakukan Trump dalam mengelola bisnis minyak dengan Iran. Beda tujuan dengan israel.

Puluhan tahun orang itu bernegoisasi dalam bisnis property nya. Itu yang membuat ia tampaknya berubah ubah dalam strategi pengenaan tarif yang kontroversial.

Irary Sadar

Saya kira akan ada IKN jilid 2. Proyek ambisius yang akhirnya melencong dari blueprint awalnya. Dan KDMP akan bernasib sama. Proyek yang tergesa-gesa, sepertinya. Dengan 2 proyek besar -MBG dan KDMP- in, sangat luarbiasa resikonya. Tapi ini hanya perkiraan saya. Jika Anda punya kiraan sendiri, tidak apa-apa. Bebas…

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Komentar: 114

  • Kontookiiua Jwhej
    Kontookiiua Jwhej
  • Kontookiiua Jwhej
    Kontookiiua Jwhej
  • Kontookiiua Jwhej
    Kontookiiua Jwhej
  • Kontookiiua Jwhej
    Kontookiiua Jwhej
  • Kontookiiua Jwhej
    Kontookiiua Jwhej
  • Kontookiiua Jwhej
    Kontookiiua Jwhej
  • Kontookiiua Jwhej
    Kontookiiua Jwhej
  • Kontookiiua Jwhej
    Kontookiiua Jwhej
  • Kontookiiua Jwhej
    Kontookiiua Jwhej
  • Kontookiiua Jwhej
    Kontookiiua Jwhej
  • Kontookiiua Jwhej
    Kontookiiua Jwhej
  • Kontookiiua Jwhej
    Kontookiiua Jwhej
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
  • Johannes Kitono
    Johannes Kitono
  • pak tani
    pak tani
    • Jokosp Sp
      Jokosp Sp
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
    • Jokosp Sp
      Jokosp Sp
  • siti asiyah
    siti asiyah
  • Bahtiar HS
    Bahtiar HS
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Muh Nursalim
    Muh Nursalim
    • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
      Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    • siti asiyah
      siti asiyah
  • Muh Nursalim
    Muh Nursalim
  • Bahtiar HS
    Bahtiar HS
    • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
      Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    • Bahtiar HS
      Bahtiar HS
  • Nurkholis Marwanto
    Nurkholis Marwanto
    • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
      Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Dahlan Batubara
    Dahlan Batubara
    • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
      Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    • Dahlan Batubara
      Dahlan Batubara
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
      Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
      Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
      Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Jokosp Sp
    Jokosp Sp
    • mario handoko
      mario handoko
    • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
      Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    • Jokosp Sp
      Jokosp Sp
  • Ibnu Shonnan
    Ibnu Shonnan
    • rian
      rian
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
    • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
      Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Er Gham 2
    Er Gham 2
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
    • Wilwa
      Wilwa
    • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
      Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Denny Herbert
    Denny Herbert
  • Er Gham 2
    Er Gham 2
    • Er Gham 2
      Er Gham 2
    • Er Gham 2
      Er Gham 2
    • Kujang Amburadul
      Kujang Amburadul
  • djokoLodang
    djokoLodang
  • Ardinal Palala
    Ardinal Palala
  • Gerring Obama
    Gerring Obama
  • Achmad Faisol
    Achmad Faisol
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    • bitrik sulaiman
      bitrik sulaiman
    • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
      Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Achmad Faisol
    Achmad Faisol
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
  • Jokosp Sp
    Jokosp Sp
    • Jokosp Sp
      Jokosp Sp
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
  • heru pujihastono
    heru pujihastono
  • Ahmed Nurjubaedi
    Ahmed Nurjubaedi
    • Ahmed Nurjubaedi
      Ahmed Nurjubaedi
  • Taufik Hidayat
    Taufik Hidayat
    • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
      Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • heru pujihastono
    heru pujihastono
  • riansyah harun
    riansyah harun
  • heru pujihastono
    heru pujihastono
  • Maman Lagi
    Maman Lagi
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
      Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • riansyah harun
    riansyah harun
  • Gregorius Indiarto
    Gregorius Indiarto
    • Jokosp Sp
      Jokosp Sp
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    • mario handoko
      mario handoko
    • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
      Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Eko Darwiyanto
    Eko Darwiyanto
  • Mukidi Teguh
    Mukidi Teguh
    • Wilwa
      Wilwa
    • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
      Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Laduny Komputer
    Laduny Komputer
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • alasroban
    alasroban
  • djokoLodang
    djokoLodang
  • riansyah harun
    riansyah harun
  • Er Gham 2
    Er Gham 2
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Achmad Faisol
    Achmad Faisol
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Achmad Faisol
    Achmad Faisol
  • alasroban
    alasroban
  • djokoLodang
    djokoLodang
  • Andri Suryadi
    Andri Suryadi
  • xiaomi fiveplus
    xiaomi fiveplus
  • DeniK
    DeniK
  • Jo Neka
    Jo Neka
    • Nimas Mumtazah
      Nimas Mumtazah
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Azza Lutfi
      Azza Lutfi
  • Sugi
    Sugi
  • bitrik sulaiman
    bitrik sulaiman
  • MZ ARIFIN UMAR ZAIN
    MZ ARIFIN UMAR ZAIN
    • MZ ARIFIN UMAR ZAIN
      MZ ARIFIN UMAR ZAIN