Detik-detik Aksi Pemalak Ayunkan Parang di Palembang, Tebas Badan Kena Jari Kanan, Korbannya Warga Banyumas

Detik-detik Aksi Pemalak Ayunkan Parang di Palembang, Tebas Badan Kena Jari Kanan, Korbannya Warga Banyumas

Ilustrasi: Seorang laki-laki membawa parang.-Pixabay/@TRAPHITHO-disway.id

PALEMBANG, DISWAY.ID – Tindak kriminalitas di PALEMBANG, Sumatera Selatan (Sumsel) bukan hal asing, karap bikin geger jagat maya.


Aksi pelaku di Simpang Lampu Merah Macan Lindungan yang sempat direkam oleh sopir truk. Foto : tangkapan layar sumeks.co--

Catatan kejahatan jalanan seperti fenomena lazim yang sudah mengakar. Perlu pengamanan, pengawasan dan tindakan total, untuk memberantas tindakan pungli seperti yang terjadi di Simpang Macan Lindungan, Palembang yang viral di media sosial belakangan. 

Aksi kejahatan seperti ini sangat meresahkan masyarakat, khususnya pengendara yang melintas di Palembang dan sekitarnya. 

Dari catatan Badan Pusat Statistik (BPS) total kasus kekerasan di Sumatera Selatan pada 2020 tembus 341 kasus.

BACA JUGA:Histeris di depan Jokowi, Pedagang di Pasar Bogor Adukan Pamannya Masuk Penjara Gegara Pungli Pramenisme

Jika dilirik dari angkanya, jumlah ini berkurang 6,58% dibanding tahun sebelumnya yang berjumlah 365 kasus. 

Mayoritas bentuk kekerasan di Sumsel merupakan bentuk kekerasan pada fisik yaitu sebanyak 184 kasus. Disusul kekerasan seksual sebesar 161 kasus dan kekerasan psikis 139 kasus. 

Korban kasus kekerasan sebagian besar adalah perempuan yang masih anak-anak yakni 165 kasus. Sementara kasus kekerasan pada perempuan dewasa menjadi yang terbesar kedua dengan 121 kasus. 

Nah kali ini, aksi pemalakan yang disertai pengancaman dengan menggunakan senjata tajam jenis parang di Simpang Macan Lindungan, Palembang benar-benar menyita perhatian publik.

BACA JUGA:Pengunjung Holywings Palembang Dibubarkan Satpol PP

Dalam video tampak pelaku pemalakan yang berjumlah dua orang tersebut mengayun-ayunkan parang kepada salah seorang sopir truk nomor polisi R 8373 OC sambil berteriak meminta uang Rp 100 ribu.

Lantaran tak digubris, kedua pelaku bertindak brutal dengan mengayunkan parang ke arah sopir yang diketahui bernama Singgih Prayudi (30), warga Desa Karang Nanas, Kecamatan Sukaraja, Banyumas.

Sayangnya, sabetan parang tadi mengenai jari kanan korban hingga terluka. Seorang pelaku lainnya memecahkan kaca dan spion kiri truk.

Sumber: sumek