Kasus Brigadir J Belum Juga Terungkap, Aryanto Sutadi: Polisi Berhasil Buat Bingung Masyarakat, Tapi...

Kasus Brigadir J Belum Juga Terungkap, Aryanto Sutadi: Polisi Berhasil Buat Bingung Masyarakat, Tapi...

Eks Kadiv Humas Polri, Irjen (Purn) Aryanto Sutadi Sebug Polisi Berhasil Buat Masyarakat bingung-Polisi Ooh Polisi-YouTube Channel

JAKARTA, DISWAY.ID - Eks Kadiv Humas Polri, Irjen (Purn) Aryanto Sutadi mengaku saat ini bingung dengan perkembangan kasus tewasnya Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Meski sudah lebih dari dua minggu, tetapi polisi masih belum kunjung menetapkan tersangka yang membunuh Brigadir J.

Dengan begitu, Aryanto mengatakan bahwa saat ini polisi sudah berhasil membuat masyarakat dan juga dirinya sendiri kebingungan.

BACA JUGA:Soal Kasus Pembunuhan Brigadir J, Susno Duadji: Boro-boro Menemukan Tersangka, Kasusnya Aja Belum Jelas

,,,,,,, ,,,,,,,,,,,,,

BACA JUGA:Komnas HAM Periksa Bharada E dan Seluruh Ajudan Ferdi Sambo Pagi Ini, Bakal Ada Temuan Baru?

"Sekarang ini kondisinya, masyarakat bingung protes, polisi bingung, purnawirawan pun bingung. Kira-kira apa saran Mas Aryanto untuk kasus ini?," tanya Eks Kadensus 88 Irjen Pol. (Purn) Bekto Suprapto kepada Aryanto Sutadi, dikutip Disway.id dari kanal YouTube Polisi Ooh Polisi pada Selasa, 26 Juli 2022.

"Jadi gimana, polisi sudah berhasil membuat bingung masyarakat, tapi saya bener, saya juga bingung, yang mengikuti saja bingung apalagi masyarakat yang cuma ngikutin dari medsos, bingung lah," jawabnya.

Aryanto Sutadi memberi saran agar polisi bisa segera mengungkap kasus tewasnya Brigadir J seterang-terangnya tanpa ada yang ditutup-tutupi.

Ia menganggap polisi tidak boleh sampai bertindak konyol dengan bekerja secara tidak transparan dalam kasus ini.

BACA JUGA:6 Fakta Pengakuan Vera Simanjuntak Tentang Brigadir J, Banyak Tak Diketahui Orang

BACA JUGA:Terungkap Sosok yang Ancam Bunuh Brigadir J Sebelum Ditembak, Wajah Pelaku Terpampang di Salah Satu Foto?

"Saran saya, jangan sampai polisi konyol berakhir dengan hancur lebur hanya gara-gara melindungi suatu yang diduga ditutupi, siapa yang menduga ditutup-tutupi? Masyarakat dan presiden, jangan ditutup-tutupi, makanya saran saya, polisi harus pandai tidak menutup-nutupi," tutur Aryanto.

"Buka keterangan apa yang didukung oleh polisi, kalau memang selama ini belum diketemukan motif atau apa skenario dari itu ya jangan diumumkan dulu. Tetapi apa yang didapat boleh bukti yang kita sita begini, ini sudah kita siapkan, ini buktinya difoto loh begini, umumkan itu tidak mengganggu jalannya penyelidikan. Yang penting publik puas kan," ucapnya menambahkan.

Kemudian Susno Duadji menyebut, apabila apa yang dikatakan Aryanto benar-benar dilakukan Polri maka nama kepolisian pasti akan naik lagi.

Sumber: