FKM Yogyakarta Turut Deklarasikan Anies Baswedan Maju Sebagai Capres 2024

FKM Yogyakarta Turut Deklarasikan Anies Baswedan Maju Sebagai Capres 2024

FKM Yogyakarta deklarasikan Anies Baswedan maju sebagai Capres 2024-Andrew Tito-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Forum Kabah Membangun (FKM) dan Forum Ulama Membangun (FUM) mendeklarasikan Mantan Gunernur DKI Jakara Anies Baswedan sebagai calon presiden (Capres) 2024.

Nantinya Anies akan didukung okeh kedua organisasi masyarakat (ormas) tersebut pada 16 November 2022 di Grand Pacific Hall Yogyakarta, setelah sebelumnya pada tanggal 30 Oktober 2022 sempat tertunda.

BACA JUGA:Polda Metro Jaya Sosialisasikan Aplikasi Ada Polisi, Bentuk Upaya Pencegahan Kejahatan Jalanan

BACA JUGA:Heboh Penampakan Pesawat Jokowi Vs Pesawat Presiden China hingga Korsel, Indonesia Paling Mungil?

Dalam deklarasi tersebut juga akan diberikan dukungan sekaligus deklarasi Anies Baswedan sebagai calon presiden pada Pemilu 2024 mendatang.

Ketua Umum Forum Kabah Membangun, Habil Marati mengatakan pihaknya ingin mengantarkan Anies Baswedan menjadi presiden terpilih pada pilpres 2024 nanti di Yogyakarta didasarkan pada landasan historis DIY dengan terbentuknya Indonesia.

BACA JUGA:PKBLBB Bukti Nyata Pemerintah Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik

BACA JUGA:Tiket Konser Blackpink Ludes Hanya dalam 10 Menit! Blink Auto Nangis

“Kenapa dipilih Yogyakarta, karena Yogyakarta pernah menjadi ibukota Indonesia dua kali. Yogyakarta penentu terakhir adanya Republik Indonesia, tanpa Serangan Umum 1 Maret menunjukkan pada dunia bahwa Indonesia masih ada," ujar Habil Marati, dikonfirmasi, Selasa 15 November 2022.

FKM yang berisi mantan anggota DPR dan simpatisan PPP menyatakan menjadi ormas kedua setelah Pemuda Pancasila yang secara struktural mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon Presiden.

BACA JUGA:Awal Kejadian Truk Tangki Pertamina Tabrak Klinik dan Apotek di Tasikmalaya

BACA JUGA:Nazar Pedri di Piala Dunia Qatar 2022: Spanyol Juara, Saya Cukur Botak!

FKM sendiri diketahui bukanlah pecahan PPP meski menyatakan tidak setuju partai berlambang Ka’bah berada di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

“Ini rasa keprihatinan sehingga kami mencoba membangun forum menampung dan menyalurkan aspirasi mantan anggota DPR, pengurus maupun simpatisan PPP pada Anies Baswedan,” jelas Habil.

Sumber: