Penyesalan Dody Prawiranegara, Karir Polisi Puluhan Tahun Hancur Akibat Teddy Minahasa

Penyesalan Dody Prawiranegara, Karir Polisi Puluhan Tahun Hancur Akibat Teddy Minahasa

Jaksa menutut AKBP Dody Prawiranegara 20 tahun penjara karena telah melibatkan diri dalam kasus peredaran narkoba-Foto/Dok/Andrew Tito-

BACA JUGA:Jalan Baros Sukabumi Rawan Banjir dan Terancam Longsor

Sementara itu, Teddy dituntut hukuman mati.

Dalam bacaan dakwaan JPU, Teddy Minahasa menugaskan AKBP Dody mengambil sabu barang bukti hasil pengungkapan, kemudian diminta untuk ditukar dengan tawas.

AKBP Dody Prawiranegara sempat menolak permintaan Teddy untuk menukar sabu tersebut dengan tawas.

Namun karena Teddy yang merupakan Kapolda Sumatera Barat, Dody akhirnya mengiyakan.

BACA JUGA:Intip Spesifikasi Nothing Phone 1 Ponsel Transparan Tampilan Cantik, Harganya Bikin Pangling?

AKBP Dody kemudian memberikan sabu tersebut kepada Linda, yang selanjutnya Linda berikan kepada Kompol Kasranto, untuk kemudian dijual kepada bandar narkoba kampung Bahari yang bernama Alex Bonpis.

Dalam kasus ini, ada 11 orang yang sudah berstatus terdakwa dan dan menjalani persidangan yakni Teddy Minahasa Hendra, Aril Firmansyah, Aipda Achmad Darmawan, Mai Siska, Kompol Kasranto, Aiptu Janto Situmorang, Linda Pudjiastuti, Syamsul Ma'arif, Muhamad Nasir, dan AKBP Dody Prawiranegara.

Para terdakwa yang terlibat melanggar Pasal 114 Ayat 2 subsider Pasal 112 Ayat 2, juncto Pasal 132 Ayat 1, juncto Pasal 55 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: