Capai Target Pertumbuhan Ekonomi, Kemenperin Tingkatkan Kualitas Data Industri

Capai Target Pertumbuhan Ekonomi, Kemenperin Tingkatkan Kualitas Data Industri-Kemenperin-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen pada tahun 2025-2029 yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia, penguatan sektor industri melalui landasan yang kokoh dalam hal pengumpulan, pengolahan, dan analisis data juga menjadi hal yang patut untuk diperhitungkan.
Pengembangan sektor industri membutuhkan data yang akurat dan berkualitas, agar mampu menggambarkan kondisi secara aktual.
BACA JUGA:Capai Penghujung Bulan Januari 2025, Kemenperin Ungkap IKI Kembali Naik
Dalam mendukung kebutuhan data industri nasional, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah membangun Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) yang telah berjalan selama lima tahun.
Menurut Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian, Eko S.A Cahyanto, adanya SIINas diharapkan dapat menjawab kebutuhan data yang lebih akurat dan terkini,
Serta memberikan gambaran kinerja masing-masing sektor industri secara real-time.
"Untuk meningkatkan akurasi dan kualitas data tersebut, diperlukan penyesuaian pelaporan data industri dan kawasan industri yang disampaikan melalui SIINas," ujar Eko di Kantor Kemenperin, Jakarta, pada Kamis 30 Januari 2025.
BACA JUGA:Jalin Kerjasama dengan Korsel, Kemenperin Akan Dorong Industri 4.0 di Sektor Manufaktur
BACA JUGA:Kemenperin: Perpanjangan HGBT Bisa Bantu Dukung Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Menurut Eko, sering terdapat perbedaan mekanisme dan skema data industri. Data yang diakuisisi oleh Kemenperin melalui SIINas sebelumnya dilakukan per semesteran, sedangkan penghitungan PDB dilakukan secara triwulanan.
"Mungkin jadi penyebab kenapa selama ini missed," ujar Eko.
Oleh karena itu, Kemenperin dan Badan Pusat Statistik (BPS) juga bekerja sama dalam menyempurnakan akurasi data industri.
Dengan kesepakatan tersebut, Kemenperin mengubah skema laporan data industri SIINas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: