Ukraina Hanya Terima Bantuan Amerika 75 Miliar Dolar US, Zelenskyy: Saya Tak Tahu Sisanya Kemana

Ukraina Hanya Terima Bantuan Amerika 75 Miliar Dolar US,  Zelenskyy: Saya Tak Tahu Sisanya Kemana

Pengakuan Presiden Ukraina hanya terima bantuan Amerika 75 miliar Dolar Amerika.-tangkapan layar X@Volodymyr Zelenskyy-

JAKARTA, DISWAY.ID – Pengakuan Presiden Ukraina hanya terima bantuan Amerika 75 miliar Dolar Amerika.

Adapun dari kabar yang beredar menyebutkan jika bantuan Amerika ke Ukraina selama perang menghadapi Rusia mencapi 175 hingga 200 miliar dolar Amerika.

Volodymyr Zelenskyy mengatakan bahwa pihaknya hanya menerima bantuan dari Amerika sebesar 75 miliar dolar Amerika.

BACA JUGA:Komisi VI DPR RI Minta Pemerintah Kaji Ulang Aturan Penyaluran LPG 3 Kg, Singgung Pelanggarannya

BACA JUGA:Resmikan RTH dan TPU di 15 Lokasi, Teguh Setyabudi Tekankan Perawatan

“Jika ada yang mengatakan bahwa bantuan tersebut 175 hingga 200 miliar dolar Amerika saya tidak tahu sisanya kemana,” jelasnya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Zelenskyy dalam sebuah wawancara dengan AP yang dilansir oleh berbagai media internasional.

“Saya dengar Amerika memberikan bantuannya hingga ratusan miliar dolar Amerika, namun kami hanya menerima 75 miliar dolar Ameika,” tegasnya.

BACA JUGA:Habis Bantu Korban Banjir, Anggota Polsek Kresek Dibacok OTK

BACA JUGA:Alasan Ari Bias Gugat Agnez Mo Rp500 Juta Setiap Konser Tak Izin Bawakan Lagu Bilang Saja

Sedangkan bakar yang menyebutkan Amerika telah memberikan bantuan hingga 200 miliar USD baik dalam bentuk peralatan perang dan bantuan lain dibantah oleh Zelenskyy.

"Ukraina menerima 200 miliar USD untuk mendukung tentara selama perang itu tidak benar. Saya tidak tahu ke mana semua uang itu pergi," jelasnya.

Pernyataan dari Zelenskyy ini langsung memicu isu adanya korupsi di pihak Badan Investigasi Pusat (CIA), pejabat dan jenderal Ukraina. 

BACA JUGA:Bahlil Ungkap Penyebab Kelangkaan LPG 3 Kg

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads