Ahmad Muzani: Protes Indonesia Gelap Wajar, Tapi Reaksi Berlebihan Bisa Kontraproduktif

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, memberikan pandangannya terkait aksi Indonesia Gelap yang digagas oleh koalisi masyarakat sipil dan mahasiswa sebagai bentuk protes terhadap program pemerintah.-tangkapan layar X@jackjackparrr-
JAKARTA, DISWAY.ID - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, memberikan pandangannya terkait aksi Indonesia Gelap yang digagas oleh koalisi masyarakat sipil dan mahasiswa sebagai bentuk protes terhadap program pemerintah.
Muzani mengungkapkan bahwa tindakan yang diambil oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sejauh ini masih berada pada tahap awal dan wajar jika menimbulkan kekagetan di masyarakat.
"Yang dilakukan oleh Pak Prabowo sekarang ini baru tahap awal, sehingga menimbulkan kekagetan. Dan seringkali reaksinya berlebihan dan kontraproduktif. Tetapi sebagai sebuah reaksi, saya kira itu boleh saja," ujar Ahmad Muzani, Selasa 18 Febuari 2025.
BACA JUGA:3 Program Spesial VinFast Khusus untuk Pembeli di Indonesia
BACA JUGA:Nomor HP Kamu Jadi Penerima Saldo DANA Gratis Rp1 Juta ke Dompet Digital, Klaim Sekarang!
Muzani juga menjelaskan bahwa reaksi protes tersebut tidak hanya muncul dari masyarakat, tetapi juga dari internal birokrasi dan pemerintahan, terkait kebijakan penghematan anggaran dan pengketatan birokrasi yang selama ini longgar.
"Misalnya tentang penghematan, karena kan, sekian lama birokrasi bergerak dengan pengketatan yang relatif longgar. Kemudian sekarang ada pengketatan bukan hanya, termasuk penghematan anggaran, sehingga itu menimbulkan kekagetan-kekagetan itu," tambahnya.
Namun, Ketua MPR RI Ahmad Muzani ini juga menegaskan bahwa kekagetan ini seringkali menimbulkan sikap-sikap kontraproduktif dan kadang disalahpahami.
BACA JUGA:BBKK Soetta Bantah Petugasnya Pungli Jemaah Haji ONH Plus Rp 2,3 Miliar
BACA JUGA:Update Prakiraan Cuaca Jakarta Hari ini 19 Februari 2025, Awas Hujan Deras dan Angin Kencang!
Meski pemerintah tetap bertekad untuk melanjutkan rencana jangka panjang yang telah disusun.
"Itu yang terjadi sehingga seringkali ini disalahpahami. Tetapi sebagai sebuah reaksi kita dengar, kita perhatikan, tapi pemerintah tetap bertekad dengan rencana awal
Bahwa seperti yang di pidato Pak Prabowo yang juga kalian semuanya, seluruh jutaan semua sudah mengetahui, bahwa rencana itu adalah rencana yang dimaksudkan untuk jangka panjang bagi Indonesia dan termasuk untuk kita semua," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: