16 Km Lahan di Pengadegan hingga Rawajati Akan Dibebaskan Demi Normalisasi Ciliwung
Sepanjang 16 Kilometer (Km) atau 11 hektare lahan dari Pengadegan hingga Rawajati di Jakarta Selatan akan terdampak proyek normalisasi Kali Ciliwung.-dok disway-
BACA JUGA:Menhub Dudy Inspeksi Terminal Giwangan: Bus Tak Laik Jalan Dilarang Angkut Penumpang
BACA JUGA:ALHAMDULILLAH! Dana Bansos BLT BBM 2025 Cair Rp300.000 ke Rekening Kamu Lewat Cara Berikut
"Panitia pengadaan tanahnya Kementerian ATR/BPN. Tanahnya dibeli Pemprov DKI. Jadi, statusnya nanti milik DKI Jakarta. Pemprov DKI sudah komitmen tanah itu akan digunakan untuk pelebaran sungai," pungkasnya.
Sementara, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tidak akan ada penggusuran rumah penduduk saat pengerjaan normalisasi Kali Ciliwung.
"Pada prinsipnya dalam melakukan normalisasi ini, kita akan betul-betul melakukan pendekatan kepada warga secara manusiawi dan kami berprinsip tidak akan melakukan penggusuran," jelas Pramono.
Pramono bersyukur Pemprov DKI Jakarta mendapatkan dukungan penuh Menteri PU Dody Hanggono dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid untuk menyelesaikan normalisasi Kali Ciliwung dan aliran sungai lainnya di wilayah DKI Jakarta.
BACA JUGA:Ditangkap dalam Kasus Kekerasan Seksual, Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar: Saya Sayang Indonesia
"Hal-hal yang menjadi hambatan sudah terpecahkan," lanjutnya.
Sedangkan, Menteri PU Dody Hanggono mengatakan, terkait pengerjaan normalisasi Kali Ciliwung, sudah ada kajian dasar yang dilanjutkan dengan penyusunan kajian teknis.
Ia berharap morfologi sungai tidak terlalu banyak berubah salam pelaksanaannya.
"Sehingga kita bisa langsung mengerjakan pengerjaan normalisasi Sungai Ciliwung secara bertahap di tahun ini hingga tahun depan. Semoga tahun depan, normalisasi ini sudah selesai," terangnya.
"Insyaallah, banjir yang kemarin menjadi yang terakhir. Di tahun depan sudah tidak ada lagi banjir di Jakarta," harap Dody.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: