Amerika Bombardir Sumber Air Yaman, 50.000 Warga Terancam Krisis Air Bersih
Dengan menggunakan pesawatnya, Amerika bombardier sumber air bersih Yaman yang menyebabkan 50.000 warga terancam krisis air bersih.-tangkapan layar X@sahouraxo-
JAKARTA, DISWAY.ID – Dengan menggunakan pesawatnya, Amerika bombardier sumber air bersih Yaman yang menyebabkan 50.000 warga terancam krisis air bersih.
Pemboman ini dilakukan oleh Amerika dengan menyerang waduk di distrik Mansouriya, Provinsi Al-Hodeidah di Yaman barat.
Akibatnya pasokan air bagi lebih dari 50.000 orang terputus pada 2 April lalu.
BACA JUGA:Masa Depan Mohamed Salah Telah Ditentukan, Virgil van Dijk Bertahan 1 Tahun di Liverpool
BACA JUGA:Sikat 14 Kode Redeem FF Hari Ini 3 April 2025 yang Masih Aktif, Tukar Hadiah Token Katana
“Akibat serangan musuh terhadap waduk air Al-Senif dan gedung Administrasi Sumber Daya Air di wilayah Mansouriya, lebih dari 50.000 warga tidak mendapatkan pasokan air,” dilansir dari salah satu kantor berita Yaman.
“Sekarang pemboman yang merajalela telah dimulai, kita tidak pernah tahu ke mana arahnya,” kata Siddiq Khan yang bekerja sebagai direktur negara di Yaman untuk lembaga amal bantuan Islamic Relief.
Khan mengatakan bahwa pemboman baru-baru ini meningkatkan tekanan pada sektor bantuan yang sudah di ambang kehancuran.
BACA JUGA:2 Cara Cek Bansos PKH dan BPNT 2025 Lewat HP, Cair Setelah Lebaran ke Rekening KKS
Ia mengaitkan krisis ini dengan langkah-langkah era Trump lainnya, termasuk pemotongan besar-besaran USAID dan rintangan hukum bagi kelompok-kelompok bantuan setelah penunjukan Ansarallah, gerakan perlawanan yang berkuasa di Yaman, sebagai "organisasi teroris asing."
"Secara keseluruhan, telah terjadi penurunan bantuan kemanusiaan ke Yaman secara bertahap tetapi kemudian tajam," lanjut Khan.
"Jelas, banyak organisasi yang mengurangi kegiatan, dan beberapa juga tutup,” tambahnya.
BACA JUGA:Jajal Maka Cavalry di Jalur Mudik Pelabuhan Merak, Biker Wajib Coba!
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: