Putin Ultimatum Ukraina! Rusia Ajukan Syarat Berbelit-belit Jika Ingin Damai
Dalam pertemuan damai di Istanbul pada Senin 2 Juni 2025, Rusia memberikan daftar panjang tuntutan kepada Ukraina jika ingin mengakhiri perang yang sudah berlangsung lebih dari dua tahun.--Alexei NIKOLSKY / POOL / AFP
Gambar satelit menunjukkan kerusakan besar di beberapa pangkalan militer. Ini disebut sebagai serangan paling nekat dan ambisius Ukraina sejak perang dimulai.
Namun serangan ini juga memicu kekhawatiran, karena pesawat tersebut bagian dari armada nuklir strategis Rusia. AS dan Inggris dilaporkan tidak diberitahu sebelumnya soal serangan ini.
Zelenskiy menyebut operasi ini sebagai bukti bahwa Ukraina masih punya daya tahan.
“Kami masih bisa bertarung. Dan kami tidak sendiri,” katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: