Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,18 Persen, Lebih Tinggi dari Rata-rata Nasional

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,18 Persen, Lebih Tinggi dari Rata-rata Nasional

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan ekonomi di Jakarta tumbuh sebesar 5,18 persen-disway.id/Cahyono-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Gubernur DKI JAKARTA Pramono Anung mengatakan ekonomi di Ibu Kota tercatat tumbuh sebesar 5,18 persen.

Pertumbuhan ekonomi Jakarta ini kata Pramono, lebih tinggi dari rata-rata nasional yang sebesar 5,12 persen.

"Pertumbuhan ekonomi Jakarta tercatat sebesar 5,18 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional 5,12 persen," kata Pramono Pramono saat konferensi pers mengenai realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) periode Juli 2025 di Balai Kota DKI Jakarta dikutip Kamis, 28 Agustus 2025.

BACA JUGA:Pramono Sukses Tekan Angka Pengangguran di Jakarta melalui Job Fair

BACA JUGA:Situasi Terkini KRL Commuter Line Jelang Unjuk Rasa Besar-besaran Hari Ini, Tanah Abang Masih Normal

Mas Pram sapaan akrabnya melanjutkan, ekspor di Jakarta juga meningkat sebesar 17,26 persen. 

Kemudian konsumsi rumah tangga juga naik sebesar 5,13 persen, dan konsumsi pemerintah tumbuh 5,16 persen

Selain itu, lanjut politisi PDI Perjuangan tersebut, inflasi di Jakarta juga terkendali di angka 2,25 persen.

"Angka-angka tersebut membuktikan Jakarta berada di jalur yang sehat dan stabil," tambah Mas Pram.

Selanjutnya pada Semester I 2025, tambah Mas Pram, nilai investasi di Jakarta mencapai Rp140,8 triliun.

BACA JUGA:Titik Kemacetan Lalin di Jakarta saat Demo Buruh 28 Agustus 2025, Hindari Ruas Jalan Ini

BACA JUGA:Simak Jadwal Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 28 Agustus 2025, Jangan sampai Telat!

Angka ini menempatkan Jakarta sebagai tujuan investasi terbesar kedua nasional dengan kontribusi 14,9 persen.

Melalui Jakarta Investment Centre (JIC), Pemprov DKI aktif mendorong promosi investasi, penyederhanaan perizinan, hingga penyelenggaraan Jakarta Investment Festival 2025.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads