Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,18 Persen, Lebih Tinggi dari Rata-rata Nasional

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,18 Persen, Lebih Tinggi dari Rata-rata Nasional

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan ekonomi di Jakarta tumbuh sebesar 5,18 persen-disway.id/Cahyono-

Meski ekonomi tumbuh positif, Gubernur Pramono menekankan tantangan utama Jakarta adalah kesenjangan sosial (gini rasio).

Untuk itu, Pemprov DKI meluncurkan berbagai program perlindungan sosial seperti Kartu Anak Jakarta, Kartu Lansia Jakarta, Kartu Disabilitas Jakarta, KJP Plus, KJMU, dan program pangan bersubsidi.

“Program perlindungan sosial ini menjadi bantalan agar masyarakat kecil tetap kuat menghadapi dinamika ekonomi," katanya.

BACA JUGA:Simak Informasi Prakiraan Cuaca Jakata Kamis 28 Agustus 2025: Didominasi Hujan Ringan!

BACA JUGA:Menteri PPPA Soroti Fenomena 'Anak STM' Ikut Demo: Perlu Ada Pengawasan Orangtua

Ia menegaskan, stabilitas ekonomi Jakarta hanya bisa terjaga melalui kerja sama semua pihak, baik DPRD, pemerintah pusat, BUMD, pelaku usaha, maupun masyarakat.

Jakarta menyumbang 16,61 persen terhadap perekonomian nasional, karena itu, transparansi dan akuntabilitas dalam mengelola APBD adalah kunci.

"Kami ingin warga Jakarta merasakan langsung manfaat pembangunan, baik berupa lapangan kerja, layanan publik, maupun infrastruktur yang lebih baik,” pungkas Pramono.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads