Rayakan 100 Tahun Pramoedya Ananta Toer, Teater 'Bunga Penutup Abad' Digelar 29-31 Agustus di Ciputra Artpreneur

Rayakan 100 Tahun Pramoedya Ananta Toer, Teater 'Bunga Penutup Abad' Digelar 29-31 Agustus di Ciputra Artpreneur

Teater 'Bunga Penutup Abad' Digelar 29-31 Agustus di Ciputra Artpreneur.--Bakti Budaya Djarum, Foundation.

JAKARTA, DISWAY.ID - Dalam memperingati 100 tahun Pramoedya Ananta Toer, teater Bunga Penutup Abad akan digelar di Ciputra Artpreneur, Jakarta pada 29-31 Agustus 2025.

Bunga Penutup Abad merupakan pementasan produksi Titimangsa yang sebelumnya lebih dulu ditampilkan pada 2016, 2017, dan 2018.

Teater ini akan diisi naskah cuplikan karya Pramoedya Ananta Toer berjudul  Bumi Manusia dan Anak Semua Bangsa.

BACA JUGA:Aksi Yura Yunita Bikin Heboh Pagelaran Sabang Merauke: Terbang dan Naik Naga Tidak Jadi Tantangan

"Pementasan teater Bunga Penutup Abad mengambil 15 adegan dari novel Bumi Manusia, ditambah beberapa adegan dari novel Anak Semua Bangsa" terang sutrada Wawan Sofwan dalam konferensi pers pada Jumat, 15 Agustus 2025.

Pementasan ini juga diisi oleh artis-artis ternama tanah air yang memerankan karakter-karakter Bunga Penutup Abad.

Di antaranya Happy Salma sebagai Nyai Ontosoroh, Reza Rahardian sebagai Minke, Chelsea Islan sebagai Annelies,  Sajani Arifin sebagai May Marais, dan Andrew Trigg sebagai Jean Marais.

BACA JUGA:Pagelaran Sabang Merauke Pukau Ribuan Penonton, Satukan 1.500 Seniman Tanah Air di Panggung Megah

Menariknya, Happy Salma juga akan terlibat menjadi produser dalam teater Bunga Penutup Abad.

Menurutnya, pementasan ini memiliki nilai semangat yang sama pada bangsa dan berharap pentas ini menjadi salah satu jalan untuk mencitai bangsa.

"Karya-karya Pram memiliki semangat dan nilai-nilai yang masih sangat relevan dengan kondisi bangsa kita saat ini. Mengangkatnya kembali ke panggung adalah cara kami merayakan dan mengingatkan kita semua untuk semakin mencintai bangsa ini,” ujar Happy Salma.

Pementasan Bunga Penutup Abad kali ini memiliki perbedaan dibandingkan yang sebelum-sebelumnya.

Dari segi naskah, cerita mengalami sedikit penyesuaian dan dipadatkan sehingga penonton akan mendapatkan sajian karya yang terasa segar. 

BACA JUGA:Mengenang Sang Legenda, Lagu Titiek Puspa Tiba-Tiba Terdengar di Teater Musikal Panggung Payung Fantasi

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads