Tangis Ibu Direktur Lokataru Pecah: Dia Bukan Koruptor, Dia Hanya Belain Rakyat
Dalam pelukan pakar hukum tata negara Bivitri Susanti, Magdalena menangis sesenggukan. Sambil terisak, ia menegaskan bahwa anaknya bukanlah kriminal atau koruptor, melainkan seorang pembela keadilan.-Disway/Fajar Ilman-
"Anak-anak muda, pasti tahu persis bahwa zaman sekarang semua punya pikiran yang merdeka. Justru ketika ada upaya-upaya yang dilakukan semua yang ada di sini, itu sebenarnya lebih untuk memberikan pendampingan hukum," jelasnya.
Sementara itu, adik Delpedro, Delpiero Hegelian, mengatakan pihak keluarga membawa barang-barang titipan untuk keperluan sehari-hari sang kakak
BACA JUGA:Pernyataan Kontroversial Menkeu Purbaya Dirujak Netizen, BEM UI Bilang Begini
BACA JUGA:Ketimbang Pakai Orang Politik Terus, Taufik Hidayat Dinilai Layak Jadi Menpora!
"Makanan, buku-buku. Kalau hari ini kita bawa makanan dan buku, kalau kemarin alat mandi dan makanan," ujar Delpiero.
Diketahui, Polda Metro Jaya membenarkan menangkap Direktur Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen, pada Senin, 1 September 2025, atas dugaan menghasut demo di DPR.
Penangkapan ini dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menangkap seorang pria berinisial DMR yang diduga menghasut dan mengajak sejumlah pihak untuk melakukan aksi anarkis.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan DMR diduga turut melibatkan pelajar, termasuk anak-anak di bawah usia 18 tahun.
Diungkapkannya, dirinya membenarkan penangkapan tersebut.
"Benar, penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah melakukan penangkapan terhadap saudara DMR atas dugaan ajakan dan hasutan provokatif untuk melakukan aksi anarkis dengan melibatkan pelajar," katanya kepada awak media, Selasa 2 September 2025.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: