Prabowo di Forum Forbes: Saya Terkejut, Pendapatan Nelayan Naik 100 Persen karena Ada Es dan Pelelangan Ikan
Presiden Prabowo Subianto mengaku terkejut melihat hasil dari program Desa Nelayan yang kini tengah dijalankan pemerintah.--Anisha Aprilia
JAKARTA, DISWAY.ID - Presiden Prabowo Subianto mengaku terkejut melihat hasil dari program Desa Nelayan yang kini tengah dijalankan pemerintah.
Dalam forum Forbes Global CEO Conference 2025 di Jakarta, ia menceritakan bahwa pendapatan nelayan di desa percontohan meningkat hingga 100 persen hanya karena adanya fasilitas dasar seperti es dan tempat pelelangan ikan.
Prabowo menyebut program ini dibuat untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan memanfaatkan potensi laut nasional secara berkelanjutan.
BACA JUGA:Pembangunan 65 Kampung Nelayan Merah Putih Diawasi Kejagung hingga CCTV
Melalui program ini, pemerintah berupaya menghadirkan solusi nyata bagi pemberdayaan komunitas nelayan di seluruh Tanah Air.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan tentang belum adanya program peningkatan kesejahteraan nelayan yang efektif.
“Jadi pada dasarnya, dalam 80 tahun sejarah Indonesia, belum ada program yang benar-benar efektif untuk memberdayakan komunitas nelayan kami. Dan inilah yang sedang kami coba lakukan,” ujar Presiden Prabowo.
BACA JUGA:Serap Banyak Tenaga Kerja, Airlangga Hartarto Sebut Prabowo Bakal Bangun Kampung Nelayan Merah Putih
Mantan Menteri Pertahanan ini menjelaskan bahwa program Desa Nelayan dimulai dengan proyek percontohan yang digagas oleh Menteri Kelautan dan Perikanan.
Salah satu model yang dikembangkan disebut Fishing Village Project yaitu desa dengan sekitar 2.000 nelayan yang direorganisasi dan difasilitasi dengan infrastruktur memadai.
Presiden Prabowo menjelaskan bahwa pemerintah membangun dermaga sederhana, menyediakan fasilitas produksi es, cold storage, serta panel surya untuk kebutuhan energi.
BACA JUGA:PT KCN Akan Beri Kompensasi, Bantuan Diprioritaskan Hanya untuk Nelayan Cilincing
Selain itu, disiapkan pula klinik bersih dan sekolah yang layak bagi keluarga nelayan.
“Dan kami menemukan dari kesaksian mereka, setelah satu setengah hingga dua tahun, pendapatan mereka meningkat hingga 100%. Itu luar biasa. Saya sendiri sangat terkejut. Saya pikir mungkin 40%, 50%, tapi ternyata meningkat 100% dan semua itu hanya karena hal-hal dasar seperti es, dan tentu saja fasilitas untuk pelelangan ikan,” imbuh Presiden.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: