Memahami Keragaman Tradisi Pesantren
Tantan Hermansah (Ketua Prodi Magister KPI UIN Jakarta; Menulis Tesis tentang Tradisi Pesantren)--Dok pribadi
Pemaknaan akan adanya universalitas tradisi pesantren bisa salah kaprah, karena pesantren dibentuk oleh masyarakat dan sistem yang dibangunnya.
BACA JUGA:Anggap Tayangan TV 'Nyinyiri' Pesantren, Anggota Komisi VI DPR Desak Sanksi Nyata
Sehingga penilaian yang dilakukan oleh salah satu stasiun televisi swasta itu, bukan hanya mencoreng tradisi yang sudah mengakar, tetapi juga membangun cara pandang yang keliru dalam menilai institusi pesantren di Indonesia.
Sekali lagi, pesantren bukan sekadar tempat belajar agama, melainkan ruang pembentukan identitas, ruang perjumpaan sosial, dan ruang produksi nilai-nilai.
Ia adalah wajah dari masyarakat itu sendiri—dengan seluruh keragamannya, kekuatannya, dan dinamika sosialnya.
Pemahaman terhadap pesantren yang terlalu simplistik hanya akan melahirkan prasangka.
Tetapi pemahaman yang mendalam akan membuka mata kita bahwa pesantren adalah salah satu sumber daya sosial paling penting dalam sejarah dan masa depan bangsa ini.
Oleh: Tantan Hermansah
(Ketua Prodi Magister KPI UIN Jakarta; Menulis Tesis tentang Tradisi Pesantren)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: