Cara Dapat Diskon Tarif listrik PLN Terbaru 50 Persen November 2025, Cek Rincian Biaya per kWh

Cara Dapat Diskon Tarif listrik PLN Terbaru 50 Persen November 2025, Cek Rincian Biaya per kWh

Cara dapat diskon tarif listrik PLN terbaru 50 persen periode November-Desember 2025 menarik untuk diketahui pelanggan.--PT PLN

JAKARTA, DISWAY.ID - Cara dapat diskon tarif listrik PLN terbaru 50 persen periode November-Desember 2025 menarik untuk diketahui pelanggan.

Menjelang akhir tahun, pemerintah memberikan diskon listrik 50 persen kepada pelanggan berupa biaya tambah daya listrik.

Diskon 50 persen untuk tarif listrik PLN terbaru berlangsung sejak 10-23 November 2025.

BACA JUGA:Ada Diskon 50 Persen! Ini Tarif Listrik PLN Terbaru per kWh November-Desember 2025, Pelanggan Wajib Tahu

Program diskon diberikan PLN dalam rangka memperingati Hari Palawan 2025 bagi pelanggan rumah tangga dengan daya awal 450 VA sampai 5.500 VA yang ingin menambah daya hingga maksimal 7.700 VA.

"Sekarang saatnya tambah daya dengan promo spesial Diskon 50% Tambah Daya Listrik," tulis PLN di Instagram, dikutip Rabu, 19 November 2025.

"Berlaku untuk pelanggan 1 fasa semua golongan tarif, periode 10–23 November 2025," sambungnya.

Syarat Dapat Diskon Tarif listrik PLN Terbaru

Diskon bisa didapatkan bagi pelanggan aktif PLN yang sudah terdaftar sebelum 1 November 2025 dan telah melunasi seluruh taighan listrik serta kewajiban lainnya terlebih dahulu.

BACA JUGA:Skema Diskon PLN di Program Power Hero, Berlaku Bagi Pendaftar sebelum 23 November 2025

Berikut syarat mendapatkan diskon 50 persen tarif listrik PLN bulan November 2025.

1. Promo berlangsung 10-23 November 2025

2. Berlaku untuk pelanggan tegangan rendah 1 fasa dengan daya awal 450 VA sampai 5.500 VA dengan diskon 50 persen dari biaya penyambungan dari tarif normal

3. Pelanggan aktif PLN yang sudah terdaftar sebelum 1 November 2025

4. Wajib melunasi seluruh tagihan listrik dan kewajiban lainnya

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads