Terkuak! Saksi Tegaskan CMNP yang Minta Bhakti Investama menjadi Arranger soal NCD
Sidang gugatan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) terhadap PT MNC Asia Holding yang dulu bernama PT Bhakti Investama-- kembali digelar pada Rabu, 3 Desember 2025-Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID - Sidang gugatan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) terhadap PT MNC Asia Holding yang dulu bernama PT Bhakti Investama-- kembali digelar pada Rabu, 3 Desember 2025.
Sidang kali ini menghadirkan saksi dari kubu para tergugat, yaitu eks Direktur Fixed Income PT Bhakti Investama 1999 A. Wishnu Handoyono.
BACA JUGA:Hotman: CMNP Tak Bantah Ada Penerimaan Uang, Jelas Ini Jual Beli NCD!
BACA JUGA:BRI-MI Siap Hadirkan ETF Emas Pertama di Indonesia, Gandeng Tiga Perusahaan Besar
Dalam keterangannya, Wishnu menyebutkan CMNP yang meminta pihaknya sebagai arranger.
"Boleh Anda uraikan awal terjadinya transaksi jual-beli surat berharga antara PT CMNP, yaitu penggugat di sini, dengan Drosophila dan Bhakti investama sebagai arranger. Bisa ceritakan latar belakangnya dulu, siapa yang butuh, siapa yang berhubung siapa?," tanya Kuasa Hukum PT MNC Asia Holding Hotman Paris Hutapea.
"Pada waktu itu, manajemen CMNP meminta kedatangan kami untuk menjelaskan kira-kira apa yang bisa dibantu untuk melaksanakan transaksi yang terkait dengan mata uang asing USD," jawab Wishnu.
Wishnu menjelaskan CMNP saat itu membutuhkan surat berharga dalam bentuk mata uang USD. Sebab, kala itu nilai tukar USD sedang mengalami kenaikan.
BACA JUGA:Hitung Mundur Disway Awards 2025: Tiga Hari Menuju Penganugerahan Brand Populer di Jakarta
"Saat itu _portfolio_ investasi mereka kebanyakan denominasinya rupiah dan tentunya pihak CMNP melihat bahwa denominasi USD sangat dibutuhkan, karena fluktuasi nilai tukar USD tahun 1998 itu dari Rp5.000 per USD menjadi Rp15.000 tahun 1998. Dalam waktu satu tahun terjadi kenaikan hampir 3 kali lipat. Utang mereka ke Eurobond itu USD125 juta," ujar Wishnu.
"Jadi, yang membutuhkan pertama kali jasa Bhakti Investama: CMNP?," tanya Hotman.
"Betul," jawab Wishnu.
Dalam kesempatan tersebut, Wishnu mengungkapkan kerja sama CMNP dengan Bhakti Investama yang kini dipermasalahkan bukan kali pertama.
"Di situ kita melakukan dengan baik dan berjalan dengan sesuai dengan apa yang sudah dikomitmenkan bersama antara pihak CMNP sebagai pembeli dan bank lainnya juga," kata Wishnu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: