Soal Polemik Insentif Otomotif, Pengamat : Tujuannya Perlu Dipertanyakan Kembali
Masyarakat berharap, insentif seharusnya melihat kebutuhan tiap segmen secara spesifik, bukan diberlakukan secara menyeluruh. -Dok Disway-
Insentif untuk Segmen Spesifik
Di sisi lain, dukungan terhadap rencana pemberian insentif juga datang dari berbagai komunitas otomotif, salah satunya adalah dari Founder Xpander Mitsubishi Owners Club (X-MOC), Sonny Eka Putra.
Menurut Sonny sendiri, insentif seharusnya melihat kebutuhan tiap segmen secara spesifik, bukan diberlakukan secara menyeluruh.
BACA JUGA:KPK Jelaskan Proses Koordinasi dengan Kejagung di Kasus Google Cloud dan Petral
BACA JUGA:Ketua DPD RI Puji Disway Award 2025: UMKM Lokal Tulang Punggung Ekonomi RI
“Dukungan fiskal dari pemerintah harusnya menyasar kendaraan untuk kelas menengah ke bawah. Maksudnya insentif itu diperlukan untuk mobil kalangan menengah ke bawah biar tepat sasaran. Kalau yang di segmen atas itu nggak wajib malah,” tutur Sonny.
Sementara itu menurut Owner Indigo Auto, Yudy Budiman, kebijakan insentif yang timpang dan tidak pasti justru berimbas ke psikologi pasar.
Dalam hal ini, konsumen nantinya malah memilih menunda keputusan membeli mobil, termasuk di pasar mobil bekas, karena menunggu apakah akan ada insentif baru atau perubahan regulasi.
“Bahkan termasuk saya di bidang mobil bekas, itu banyak orang yang jadi nunda pembelian. Kalau di mobil bekas kita ada penurunan mungkin sekitar 10-20 persen,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: