Awas Penyakit Super Flu Subclade K, Kamu Berisiko Tertular Kalau Masuk Golongan Ini

Awas Penyakit Super Flu Subclade K, Kamu Berisiko Tertular Kalau Masuk Golongan Ini

Super flu subclade K influenza A dilaporkan ini agak sulit untuk dikenali,-istock-

JAKARTA, DISWAY.ID - Penyakit super flu menjadi ancaman di momen pergantian tahun kali ini, seiring varian Subclade K tengah merebak di New York. 

Apa itu super flu subclade K?

Varian ini dikabarkan sangat mudah menular dari orang ke orang karena memicu kenaikan kasus di New York. 

DR Dr Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp.Kardio(K) - Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia meminta semua masyarakat mewaspadai penularan virus ini kalau saja sudah masuk ke Indonesia. 

“Super flu subclade K influenza A yang dilaporkan ini agak sulit untuk dikenali, atau maupun menembus kekebalan yang sudah ada sebelumnya. Dan tetap ya, setiap penyakit menular, yang kita lakukan adalah PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) ya,” kata dr. Piprim. 

BACA JUGA:New York Darurat, Super Flu Subclade K Sudah Sampai ke Indonesia?

Ia mengimbau Indonesia pernah memiliki pengalaman menghadapi pandemi Covid-19 yang bisa diantisipasi dengan kebiasaan cuci tangan, pakai masker, dan hindari kerumunan, itu bisa kita lakukan di saat seperti ini.

“Apalagi kita menghadapi musim hujan banjir dan bencana di beberapa wilayah, ada banyak bencana. Kita prihatin terhadap saudara-saudara kita,” ucapnya. 

Menurut dr Piprim, influenza tipe A ini sangat berbahaya pada sejumlah orang. 

BACA JUGA:Varian Flu H3N2 Picu Gelombang Baru, RS Makin Tertekan, Pasien Dirawat di ICU

Siapa saja golongan paling rentan?

Yakni jika anak atau orang dengan komorbid atau penyakit pendahulu, anak dengan asma, kronis disease, penyakit bawaan, obesitas, diabetes dan hipertensi dan lainnya. 

Ia mengingatkan agar orang tua serius membawa anaknya diimunisasi terutama pada anak-anak usia 6 bulan ke atas. 

“Untuk bayi-bayi belum 6 bulan, bisa diberikan pada ibu hamil. Saya kira penting untuk melindungi bayi-bayi prematur, bisa lindungi ibu hamil,” katanya.

“Hal ini bisa jadi upaya melindungi anak-anak dengan komorbid, maka bagi yang belum mendapatkan imunisasi segera. Lalu berikan nutrisi yang adequate dan cegah komorbiditas pada anak, bantu redakan gejala beratnya pada anak-anak dengan komorbid,” katanya. 

BACA JUGA:Flu Baru Varian K dari H3N2 Serang Anak-anak di Spanyol, Korban Maningkat Signifikan Menjelang Natal

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads