Ahli Warning Gejala Super Flu Bisa Lebih Serius, Vaksin Gak Mempan?
Super Flu Subclade K tengah merebak di New York--freepik.com
JAKARTA, DISWAY.ID - Penyakit super flu tengah merebak luas di dunia, karena itu masyarakat diminta jangan meremehkan.
Pasalnya, ahli mengkhawatirkan gejala super flu ini bisa menjadi penyakit serius.
“Seiring kita semakin masuk ke musim flu, ini kemungkinan akan menjadi musim yang berat,” kata seorang profesor kesehatan masyarakat Northeastern tentang super flu baru ini dilansir dari Northeastern Global News.
BACA JUGA:Super Flu Subclade K Masuk Indonesia, Kemenkes: Gejalanya Mirip Flu Musiman
Super Flu Beda Varian
Sebuah varian influenza A H3N2 yang disebut subklade K disebut-sebut menjadi penyebab awal musim flu yang parah di Inggris, menurut jurnal Asosiasi Medis Inggris (British Medical Association).
Strain ini telah menyeberangi Atlantik dan kini menjadi strain dominan di Amerika Serikat, bertanggung jawab atas tingkat flu yang sangat tinggi di New York, Rhode Island, Colorado, dan Louisiana, serta tingkat tinggi di banyak negara bagian lain, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC).
BACA JUGA:Kemenkes Temukan Super Flu di 8 Provinsi
“Inggris terdampak cukup parah oleh ini,” demikian pula Eropa dan Australia, kata Neil Maniar, direktur program magister kesehatan masyarakat di Northeastern University.
“Saya pikir itu menjadi pertanda yang cukup kuat tentang apa yang kemungkinan akan kita hadapi di sini. Ini akan menjadi musim flu yang sangat sulit.”
Strain flu yang saat ini dominan dapat menyebabkan “penyakit yang cukup serius,” ujarnya.
“Kekhawatiran lainnya adalah strain ini tidak terlalu selaras dengan vaksin tahun ini, yang berarti ada potensi proporsi populasi yang lebih besar menjadi rentan terhadap flu.”
BACA JUGA:Awas Penyakit Super Flu Subclade K, Kamu Berisiko Tertular Kalau Masuk Golongan Ini
Vaksin Tak Mempan
Brandon Dionne, profesor klinis asosiasi di bidang farmasi dan ilmu sistem kesehatan di Northeastern University, mengatakan masalahnya adalah strain influenza ini mengalami beberapa mutasi pada protein permukaan hemaglutinin yang digunakan untuk memicu respons antibodi dalam produksi vaksin.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: