Maudy Ayunda Tertular Super Flu Virus: Sumpah Gejalanya di Luar Nalar!

Maudy Ayunda Tertular Super Flu Virus: Sumpah Gejalanya di Luar Nalar!

Super Flu Virus sudah masuk Indonesia, dan dirasakan oleh artis Maudy Ayunda. --Instagram Maudy Ayunda

JAKARTA, DISWAY.ID - Super Flu Virus sudah masuk Indonesia, dan dirasakan oleh artis Maudy Ayunda

Virus influenza varian subclade K itu menular pada Maudy Ayunda saat akhir tahun 2025. 

Gejalanya, kata penyanyi Perahu Kertas itu, benar-benar di luar nalar. 

"Kerjaan numpuk + balik "sekolah" sebentar + some precious moments with J + battling a super flu yang rasanya nggak kelar-kelar + celebrated turning 31 + sambil juga... ngerasa sedih dan frustrasi melihat yang sedang terjadi belakangan ini," tulis Maudy Ayunda dalam feed Instagram. 

BACA JUGA:Maudy Ayunda Bikin Runway JFW 2026 Berkilau dengan Senyum Cerahnya, Ini Rahasianya

Menurutnya, kondisinya tidak menyurutkan niatnya untuk terus semangat bangkit. 

"Tapi ya, mungkin hidup memang begini~ nggak satu warna. Ada capeknya, ada kelamnya, tapi selalu ada perasaan ingin bangkit, lanjut dan berharap lagi. And maybe it's okay for these feelings to coexist," tulisnya. 

Ia berpesan kepada followersnya agar menjaga kesehatan.

"P.S. Sumpah flu virus akhir tahun ini gejalanya di luar nalar. Jaga kesehatan ya, teman-teman. Selamat Tahun Baru," tulisnya lagi sambil ditangani secara medis. 

BACA JUGA:Persiapan Unik Maudy Ayunda Masuki Bulan Ramadan, Buat Sistem Bikin Menu Sahur dan Buka Puasa

Super Flu Virus di Indonesia

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menegaskan bahwa situasi influenza A(H3N2) subclade K di Indonesia hingga akhir Desember 2025 masih dalam kondisi terkendali dan tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan dibandingkan clade maupun subclade influenza lainnya.

Direktur Penyakit Menular Kemenkes RI, dr. Prima Yosephine, menjelaskan bahwa secara global peningkatan kasus influenza A(H3) mulai terpantau di Amerika Serikat sejak minggu ke-40 tahun 2025, seiring dengan masuknya musim dingin.

Subclade K sendiri pertama kali diidentifikasi oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat pada Agustus 2025 dan hingga kini telah dilaporkan di lebih dari 80 negara.

BACA JUGA:Persiapan Unik Maudy Ayunda Masuki Bulan Ramadan, Buat Sistem Bikin Menu Sahur dan Buka Puasa

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads