Maduro Ditangkap, Trump Tegaskan AS akan Ambil Alih Pemerintahan Venezuela
Presiden Donald Trump menegaskan Amerika Serikat untuk sementara akan mengambil alih pemerintahan Venezuela. Ia bahkan menolak keras keterlibatan pihak ketiga.-Instagram/Donald Trump-
JAKARTA, DISWAY.ID -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan AS akan memimpin proses transisi kekuasaan yang aman, tepat, dan bijaksana di Venezuela usai Nicolas Maduro dan istrinya ditangkap.
Sabtu malam, 3 Januari 2026 menjadi sejarah paling kelam dialami oleh rakyat Venezuela setelah serangan udara, darat dan laut milik AS menghancurkan jantung Ibu Kota Caracas.
Serangan tersebut diinisiasi oleh AS sebagai teguran keras terhadap pemerintahan yang dipimpin oleh Nicola Maduro yang didakwa atas tindakan narkoterorisme.
BACA JUGA:Trump: Serangan Militer AS di Caracas Terbesar Sejak Perang Dunia II
Maduro disebut telah menjadi dalang penyelundupan berbagai narkotika di Amerika Serikat, termasuk kokain. Trump menegaskan bahwa Maduro sebagai buronan internasional yang harus ditangkap.
Penangkapan berhasil dilakukan militer AS pada Sabtu malam, 4 Januari 2026. Maduro ditangkap dengan pengamanan ketat, mata dan tangannya ditutup dan terikat.
Setelah terjadi penangkapan itu, Trump menekankan bahwa AS akan mengambil alih sementara pemerintahan Venezuela dalam proses transisi kekuasaan.
Ia berharap pemerintahan Venezuela ke depan jauh lebih aman, tepat dan punya kebijakan yang tegas dan berpihak kepada rakyatnya. Trump menegaskan, hal itu dilakukan demi kesejahteraan rakyat Venezuela.
BACA JUGA:Trump Posting Foto Maduro, Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez Bongkar Kebohongan Amerika
BACA JUGA:Trump Posting Foto Maduro, Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez Bongkar Kebohongan Amerika
"Kami akan menjalankan negara ini sampai saatnya kami dapat melakukan transisi yang aman, tepat, dan bijaksana," kata Donald Trump dalam pernyataannya di Konferensi Pers, Minggu, 4 Januari 2026.
Trump menyebut banyak rakyat Venezuela yang saat ini menetap di AS dan menginginkan situasi jauh lebih baik di negara tersebut.
"Kami menginginkan perdamaian, kebebasan, dan keadilan bagi rakyat Venezuela yang hebat, termasuk warga Venezuela yang kini tinggal di Amerika Serikat dan ingin kembali ke tanah kelahiran mereka," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: