Fenomena Astronomi 2026, Kenali Makna di Balik Hujan Meteor Quadrantid
Fenomena Astronomi 2026 dibuka dengan hujan meteor Quadrantid yang singkat namun kuat akhir pekan ini.--Eliot Herman/Universe Today
Sumber hujan meteor Quadrantid adalah asteroid dan kemungkinan komet yang telah punah 2003 EH1, sebuah objek misterius dengan periode orbit pendek sekitar 5,5 tahun mengelilingi Matahari.
Quadrantid sendiri telah dikenal sejak awal abad ke-19.
BACA JUGA:Mendagri Instruksikan Kepala Daerah Siaga Darurat Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi
Asal Nama Quadrantid
Nama hujan meteor ini berasal dari rasi bintang abad ke-18 yang kini sudah tidak digunakan lagi, yaitu Quadrans Muralis atau Kuadran Dinding.
Ini adalah alat yang dahulu digunakan untuk mengukur posisi bintang. Quadrans Muralis termasuk salah satu dari banyak rasi usang yang ditinggalkan ketika International Astronomical Union (IAU) menetapkan daftar resmi 88 rasi bintang modern pada tahun 1922.
BACA JUGA:9 Wilayah Waspada Invest Siklon 97S Har ini, Bencana Hidrometeorologi dari Selatan Jawa
Saat ini, titik radian hujan meteor Quadrantid berada di rasi Boötes (Sang Gembala).
Cara terbaik untuk mengatasi cahaya Bulan adalah mengamati dari lokasi yang memungkinkan Bulan terhalang bangunan atau bukit.
Meski mungkin tidak terasa, akhir pekan ini kita juga menyaksikan peristiwa lain, yakni Bumi mencapai perihelion pada 3 Januari pukul 17.16 UT.
BACA JUGA:Gantikan Maduro, Sosok Delcy Rodríguez Dianggap Ancaman: Otak di Balik Rezim Represif Venezuela
Pada saat itu, Bumi berada pada jarak terdekatnya dari Matahari, yakni sekitar 0,9833 AU (91,45 juta mil atau 147,17 juta kilometer).
Cobalah memotret Matahari akhir pekan ini, lalu bandingkan dengan foto saat Bumi mencapai aphelion pada 6 Juli mendatang.
Kamu terlewat momen ini?
Tenang, masih banyak hujan meteor dan peristiwa langit lainnya yang menanti, seiring dimulainya tahun pengamatan langit yang sibuk pada 2026.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: