KPK Beberkan Peran Bupati Sudewo Saat Kena OTT: Patok Harga Jual Beli Jabatan Perangkat Desa

KPK Beberkan Peran Bupati Sudewo Saat Kena OTT: Patok Harga Jual Beli Jabatan Perangkat Desa

KPK membeberkan peran Bupati Pati, Sudewo, yang terjaring OTT diduga kerap mematok tarif jual beli jabatan perangkat desa-Istimewa-

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa rangkaian operasi lembaga antirasuah tersebut disinyalir berlangsung pada Minggu (18/1/2026) malam, sekitar pukul 22.00 WIB. Rumah dinas Camat Jaken disebut-sebut menjadi titik krusial dalam operasi tersebut.

BACA JUGA:Selain Wali Kota Madiun, KPK Juga Gelar OTT di Pati, Ada Bupati Sadewo?

Suasana di Pendapa Kabupaten Pati pada Senin siang tampak kontras dengan hiruk-pikuk isu yang beredar. Area pusat pemerintahan tersebut terlihat jauh lebih lengang dari biasanya.

Meski mobil dinas Bupati Sudewo terparkir rapi di halaman, sang pemilik kursi nomor satu di Pati itu justru tidak berada di tempat.

Ajudan Bupati, Raihan, mengonfirmasi bahwa Sudewo tengah berada di luar kota. Namun, ia enggan merinci agenda maupun lokasi pasti sang Bupati.

"Bupati Pati saat ini sedang berada di luar kota. Untuk detail lokasinya, kami belum bisa menyampaikan," ujar Raihan singkat dihubungi media.

Terkait mobil dinas yang ditinggalkan, ia hanya menjelaskan bahwa Bupati memilih menggunakan kendaraan lain untuk perjalanan tersebut.

BACA JUGA:Dua Kali Dipanggil Kejagung, Sudirman Said Buka Suara

Upaya konfirmasi kepada pejabat teras lainnya pun menemui jalan buntu. Wakil Bupati Pati Risma Ardhi Chandra dan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Teguh Widiatmoko tidak memberikan respons, baik melalui pesan singkat maupun panggilan telepon. Ruang kerja keduanya pun kosong saat didatangi awak media.

Tabir misteri mulai sedikit tersingkap dari kesaksian sejumlah sumber internal di lingkungan Pemkab dan DPRD Pati yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Salah satu sumber menyebutkan bahwa "bola salju" ini bermula dari pemeriksaan di rumah Camat Jaken yang diduga melibatkan temuan uang dalam jumlah besar.

"Informasinya ada dua koper (uang). Selain Camat Jaken, ada kepala desa dan perangkat desa yang ikut terseret dalam pemeriksaan awal," ungkap sumber tersebut.

Berbeda dengan kabar yang menyebut Sudewo langsung dibawa, sumber lain menyatakan ada rangkaian pengejaran yang dramatis.

Bupati Sudewo dikabarkan sempat menjalani pemeriksaan di Polres Kudus pada Senin dini hari sebelum akhirnya bertolak menuju Bandara Ahmad Yani, Semarang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: