IHSG Anjlok, Rosan Minta BEI Cek Laporan MSCI
Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani meminta agar Bursa Efek Indonesia menindaklanjuti permintaan Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk segera diselesaikan demi menjaga kepercayaan investor.--Anisha Aprilia
JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani meminta agar Bursa Efek Indonesia menindaklanjuti permintaan Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk segera diselesaikan demi menjaga kepercayaan investor.
"(IHSG turun, red.) karena trigger-nya dari MSCI yang mengeluarkan report ya. Memang, bursa kita diharapkan lebih transparan lagi. Ini sebetulnya sudah ada, kita harus segera tindak lanjuti ini, karena ini sudah beberapa bulan ya kalau saya lihat. Jadi, ini kita tindak lanjuti segera, karena ini masalah transparansi dan akuntabilitas," kata Rosan, Kamis, 29 Januari 2026.
Meski demikian, Rosan menilai fundamental perusahaan-perusahaan di Indonesia relatif masih kuat terlepas dari anjloknya IHSG hari ini.
BACA JUGA:IHSG Ambruk Usai MSCI, Pengamat Waspadai Risiko Ini
"Fundamental-fundamental dari perusahaan-perusahaan kita ini sangat baik. Tetapi, kita ketahui MSCI adalah acuan dari para investor dunia pada saat dia berinvestasi di negara-negara. Nah, itu tentunya kita harus segera tindak lanjuti mengenai masukan dari MSCI," ujar Rosan.
Sebagai informasi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih memerah di perdagangan sesi I, Kamis, 29 Januari 2026.
IHSG tercatat merosot 492 poin atau 5,91 persen ke level 7.828, di tengah kombinasi sentimen global dan domestik yang membebani pergerakan pasar.
BACA JUGA:MSCI Jadi Biang Kerok IHSG Anjlok? Purbaya Ancam Bakal Datangi BEI
Hal ini membuat membuat BEI melakukan penghentian sementara perdagangan atau trading halt.
Hingga pukul 09.26 WIB, indeks saham bergerak melemah hingga ke level 7.600-an.
BACA JUGA:Airlangga Bantah IHSG Anjlok Akibat Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Berdasarkan data perdagangan RTI Business, IHSG melemah 8% ke level 7.654,66. IHSG melemah sejak awal perdagangan yang dibuka pada level 8.027,82.
Saat ini, volume perdagangan BEI mencapai 13,07 miliar dengan nilai transaksi Rp 10,98 triliun. Frekuensi saham yang diperdagangkan hingga saat ini mencapai 863.333 kali.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: