Jelang Ramadan dan Lebaran, Lonjakan Harga Daging Sapi Bikin Pelaku Usaha Kuliner Kelimpungan

Jelang Ramadan dan Lebaran, Lonjakan Harga Daging Sapi Bikin Pelaku Usaha Kuliner Kelimpungan

Menjelang bulan suci Ramadan dan Lebaran, ketersediaan daging sapi di sejumlah pasar tradisional menjadi sorotan-disway.id/Cahyono-

JAKARTA, DISWAY.ID – Menjelang bulan suci Ramadan dan lebaran, ketersediaan daging sapi di sejumlah pasar tradisional menjadi sorotan. 

Pasokan yang kian terbatas di tengah lonjakan permintaan memicu kekhawatiran terjadinya kelangkaan sekaligus kenaikan harga di tingkat konsumen.

Permintaan daging sapi mulai meningkat tajam seiring mendekatnya Ramadan dan Lebaran.

BACA JUGA:Jelang Ramadan 1447 H Pasokan Daging Sapi Tak Stabil dan Harga Naik? Ini Cerita Peternak Langsung dari Kandang

BACA JUGA:Peran Krusial Orang Tua di Kasus Child Grooming, LPSK Siap Beri Perlindungan

Situasi tersebut diperparah dengan naiknya harga sapi hidup di tingkat peternak, yang berdampak langsung pada harga daging sapi di pasar eceran dan juga turut menekan pelaku usaha kuliner.

Saat ini, harga daging sapi di Jakarta tercatat berada di kisaran Rp140 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan A. Sidabalok, mengungkapkan harga daging sapi saat ini telah menyentuh Rp150 ribu per kilogram.

Menurut Hasudungan, lonjakan tersebut dipicu mahalnya harga sapi hidup di tingkat produsen yang melampaui kesepakatan harga yang telah ditetapkan Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Menghadapi kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengambil sejumlah langkah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi daya beli masyarakat.

BACA JUGA:Rahasia Gelap dan Celah Pidana Child Grooming

BACA JUGA:Tabir Gelap Child Grooming, Antara Normalisasi dan Relasi Kuasa

Salah satu upaya yang dilakukan yakni memastikan Rumah Potong Hewan (RPH) tetap beroperasi secara normal tanpa adanya tambahan biaya pemeriksaan.

“Kami memastikan RPH tetap beroperasi normal tanpa ada biaya tambahan pemeriksaan,” ujar Hasudungan dalam keterangannya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads