Cegah HIV dan IMS, KONDOM SUTRA Tekankan Pentingnya Pakai Kondom

Cegah HIV dan IMS, KONDOM SUTRA Tekankan Pentingnya Pakai Kondom

Kondom Sutra Kampanyekan 'No Kondom, No HS'---Dok. Istimewa

JAKARTA, DISWAY.ID - Dalam banyak hubungan, keputusan soal hubungan intim sering kali masih dibalut bujuk rayu.

Kalimat seperti “tenang aja,” “cuma sekali,” atau “aku tanggung jawab” kerap muncul ketika pasangan membahas soal penggunaan kondom.

Namun bagi banyak perempuan, keputusan untuk berkata “mau” dalam hubungan intim bukan perkara sederhana.

Ada rasa aman, perlindungan, dan penghargaan diri yang menjadi pertimbangan utama. Di sinilah kampanye KONDOM SUTRA terbaru 2026 mengambil posisi yang jelas dan tegas.

BACA JUGA: Waduh, Stok Kondom di Seluma Kosong, Peserta KB Aktif Capai 25.598 Orang Terganggu

Lewat gerakan bertajuk “MAU KALO PAKE KONDOM”, KONDOM SUTRA menyampaikan pesan lugas:

Jika tidak memakai kondom, maka tidak ada hubungan intim.

Atau dalam istilah global yang kini digaungkan: No Condom, No Sex

Kampanye KONDOM SUTRA Dorong Normalisasi Diskusi soal Kondom

Menurut Cut Vellayati, Head of Marketing DKT Indonesia, kampanye “MAU KALO PAKE KONDOM” bertujuan mengubah cara pandang masyarakat terhadap penggunaan kondom.

“Pesan kami sederhana: nggak mau kalau nggak pakai kondom. Kondom seharusnya bukan opsi terakhir. Lewat kampanye ini, kami ingin penggunaan kondom menjadi bagian normal dari momen intim, sesuatu yang bisa dibicarakan secara terbuka dan tidak bisa ditawar,” ujarnya.

Melalui kampanye kesehatan seksual ini, KONDOM SUTRA ingin mengedukasi bahwa perlindungan bukan tanda kurang percaya, melainkan bentuk tanggung jawab bersama dalam hubungan.

Pandji Pragiwaksono: Lebih Baik Pakai Kondom Daripada Tidak Sama Sekali

Komedian sekaligus public figure Pandji Pragiwaksono turut mendukung kampanye No Condom No Sex ini. Ia menyoroti kebiasaan sebagian laki-laki yang mencari alasan untuk tidak menggunakan kondom.

“Banyak yang cari celah supaya nggak pakai kondom. Tapi kalau pasangannya tegas, biasanya akhirnya ikut aturan. Karena pada akhirnya, lebih baik pakai kondom daripada tidak dapat apa-apa,” ungkapnya.

Pesan ini memperkuat kampanye edukasi penggunaan kondom sebagai bagian dari relasi yang sehat dan saling menghargai.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Close Ads