Polisi: Pemukul Pegawai SPBU di Cipinang yang Ngaku Aparat Dipastikan Warga Sipil

Polisi: Pemukul Pegawai SPBU di Cipinang yang Ngaku Aparat Dipastikan Warga Sipil

Berdasarkan hasil pendalaman awal, insiden tersebut dipicu persoalan pengisian BBM jenis Pertalite. Terduga pelaku disebut tidak dilayani oleh petugas SPBU saat hendak mengisi bahan bakar.-dok Disway-

Terduga pelaku disebut tidak dilayani oleh petugas SPBU saat hendak mengisi bahan bakar.

"Yang bersangkutan mau isi Pertalite, tidak dilayani oleh SPBU," terangnya.

Penolakan itu dilakukan karena kendaraan yang digunakan pelaku diduga tidak sesuai peruntukan.

"Plat-nya tidak sesuai. Tidak untuk peruntukkannya," jelasnya.

BACA JUGA:Pelari Kalcer Merapat, Running Dept Resmi Buka Concept Store di Prapanca

BACA JUGA:Pramono Kerahkan Satpol Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Trotoar Jalan Protokol Jakarta

Terkait informasi bahwa pelaku sempat mengaku sebagai anggota aparat, Dicky menyebut pihaknya masih mendalami kebenaran klaim tersebut.

"Lagi lidik, doakan ya supaya terungkap. Ini anggota masih di lapangan," tambahnya.

Sementara Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya turun langsung mendalami kasus dugaan pemukulan terhadap tiga pegawai SPBU di kawasan Cipinang, Jakarta Timur. 

Insiden tersebut diduga dilakukan seorang pria yang mengaku sebagai aparat dengan jabatan tinggi.

Kabid Propam Polda Metro Jaya, Kombes Radjo Alriadi Harahap menyebut pihaknya saat ini berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut.

"Masih kami dalami dengan Reskrim Polrestro Jaktim terhadap pelaku pemukulan dimaksud," sebutnya.

Saat dikonfirmasi apakah Propam ikut turun guna memastikan status pelaku benar anggota atau hanya mengaku-ngaku sebagai aparat, Radjo menegaskan hal tersebut.

"Betul sekali," tegasnya.

BACA JUGA:96 Jamban Sehat Antarkan LKC Dompet Dhuafa Raih Penghargaan Program Sehati

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads