Mencekam! Malam Ini Polda DIY Diserang Massa, Pagar Dijebol Buntut Tewasnya Siswa Tual

Mencekam! Malam Ini Polda DIY Diserang Massa, Pagar Dijebol Buntut Tewasnya Siswa Tual

Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi sasaran aksi massa malam ini sejak pukul 18.45 WIB buntut kasus tewasnya siswa atas nama AT di Tual, Maluku. --Polda DIY

JAKARTA, DISWAY.ID - Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi sasaran aksi massa malam ini sejak pukul 18.45 WIB buntut kasus tewasnya siswa atas nama AT di Tual, Maluku. 

AT tewas dipukul polisi karena dituduh ikut balap liar atau trek-trekan. 

Dampaknya, Polda DIY menjadi sasaran kerusuhan malam ini. 

Dikutip dari akun Polda DIY, terlihat massa mulai mendatangi Polda DIY dan menyampaikan kemarahan. 

BACA JUGA:Polda Metro Bekuk Komplotan Maling Motor Bersenpi di Tanjung Duren, Dua Buron!

Salah satunya dengan merusak pagar Mapolda. 

“Pukul 18.45 WIB. Suasana aksi unjuk rasa di depan Mako Polda DIY. Massa mulai melakukan perusakan pagar Mapolda,” tulis akun Instagram Polda Jogja. 

Selain merusak pagar Mapolda, massa juga merobek spanduk komitmen dari warga DIY untuk menjaga stabilitas kamtibmas demi menjaga ekosistem pariwisata dan perekonomian yang tertuang dengan komitmen Jaga Warga, dicoret oleh kelompok yang mungkin bukan asli dari warga DIY.

BACA JUGA:Oknum Brimob Penganiaya Siswa Resmi Dipecat, Kapolda Maluku Jelaskan Tindakannya

“Walaupun dicoret dan dirobek. Kami dari Polda DIY tetap berkomitmen menjaga stabilitas kamtibmas bersama dengan seluruh warga masyarakat yang tinggal dan menetap di DIY,” klaim Polda DIY. 

Polda DIY mengklaim pihaknya sudah mengajak dialog dengan adat kromo alus. 

“Gak bisa. Potret saat petugas mencoba mengimbau massa perusuh agar tidak melakukan aksi anarkis dengan mengedepankan adat Jawa yang santun, namun justru terjadi hal tersebut. Polda DIY tetap berkomitmen menjaga stabilitas kamtibmas bersama dengan seluruh warga masyarakat yang tinggal dan menetap di DIY,” tulisnya lagi. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads