5 Tanda Kanvas Rem Depan Motor Mulai Habis yang Sering Diabaikan, Ini Tanda-Tandanya!
Cara Mengetahui Kanvas Rem Depan Sudah Habis, Ini Ciri-Ciri yang Wajib Diketahui Pengendara-wayhomestudio-Freepik
JAKARTA, DISWAY.ID – Keselamatan seseorang saat mengendarai motor sangat bergantung pada sistem pengereman.
Salah satu komponen penting yang sering diskip dari perhatian adalah kanvas rem depan atau kampas rem cakram.
Banyak pengendara motor baru menyadari kondisi kampas rem setelah muncul bunyi berdecit atau pengereman terasa tidak pakem.
Padahal, ada beberapa tanda awal yang bisa dikenali sebelum kanvas rem motor benar-benar habis.
Berikut ini ciri-ciri kanvas rem depan motor mulai menipis yang perlu diketahui.
BACA JUGA:Tetap Bugar Selama Puasa, Ini Waktu Ideal dan Tips Olahraga yang Aman
1. Tuas Rem Terasa Lebih Dalam
Tanda paling mudah dikenali adalah dari posisi tuas atau handle rem motor. Jika saat ditekan terasa lebih dalam dari biasanya, bisa jadi kampas rem sudah mulai tipis.
Kondisi ini terjadi pada motor karena piston pada kaliper motor harus terdorong lebih jauh untuk menjepit piringan cakram. Akibatnya, jarak tekan tuas menjadi lebih panjang.
Jika tuas rem semakin dalam dan butuh tenaga lebih untuk menghentikan kendaraan, sebaiknya segera lakukan pengecekan.
2. Volume Minyak Rem Berkurang
Ciri berikutnya bisa dilihat dari tabung minyak rem motor. Bila level minyak rem terlihat menurun tanpa adanya kebocoran pada selang, master rem, atau kaliper, kemungkinan besar kampas rem sudah aus.
Saat kampas motor menipis, piston kaliper bergerak keluar lebih jauh. Pergerakan ini membuat volume minyak rem di tabung tampak berkurang.
Akan tetapi terpenting, dipastikan terlebih dahulu tidak ada kebocoran sebelum menyimpulkan kampas rem habis.
BACA JUGA:Tips Puasa Sehat dan Kuat Seharian, Dokter Gizi Minta Hindari Makanan Ini!
3. Ketebalan Kampas Tinggal Tipis
Cara paling akurat adalah dengan melihat langsung kondisi kampas rem motor melalui celah kaliper.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: