Dokter Peringatkan Bahaya Aritmia: Gangguan Irama Jantung yang Bisa Picu Stroke

Dokter Peringatkan Bahaya Aritmia: Gangguan Irama Jantung yang Bisa Picu Stroke

Data global menunjukkan Atrial Fibrilasi (AF) merupakan jenis aritmia paling umum di dunia, dengan sekitar 59–60 juta kasus pada 2019 dan jumlahnya diperkirakan terus meningkat-disway.id/Dody Suryawan-

“Ablasi yang dilakukan sejak dini, terutama kurang dari satu tahun sejak diagnosis, tidak hanya memperbaiki kualitas hidup pasien tetapi juga dapat menurunkan risiko stroke dan memperpanjang harapan hidup,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Indonesian Heart Rhythm Society (InaHRS), Erika Maharani, menilai peningkatan kasus aritmia harus direspons dengan penguatan layanan kesehatan yang lebih merata.

BACA JUGA:Operasi Uro-onkologi Modern dengan Robot da Vinci Xi Tanpa ke Luar Negeri

BACA JUGA:Kampanye Batasi GGL dan Edukasi Gizi Kunci Cegah Obesitas Masyarakat

“Jumlah pasien aritmia terus meningkat, sementara akses terhadap layanan seperti ablasi jantung dan perangkat implan masih terbatas di beberapa wilayah,” kata Erika.

Terakhir, InaHRS tengah menyusun cetak biru pengembangan layanan aritmia nasional yang menekankan deteksi dini, penguatan data nasional, serta pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses layanan bagi masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads