Operasi Ketupat Dimulai 13 Maret, 389.681 Personel Polri Amankan Mudik Lebaran 2026
Polri juga mengoptimalkan layanan hotline darurat 110 agar masyarakat dapat segera melaporkan apabila terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.-Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Polri menyiapkan ratusan ribu personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah melalui Operasi Ketupat 2026 yang digelar mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Isir mengatakan kesiapan pengamanan tersebut juga diiringi dengan penguatan komunikasi publik melalui Apel Kesiapan Satgas Humas Operasi Ketupat 2026.
BACA JUGA:Liverpool Pecat Arne Slot Jika Gagal ke Liga Champions, Masa Depan Mohamed Salah Bisa Berubah
BACA JUGA:Produk RI Meningkat Jelang Idul Fitri, Pemerintah Tekan Barang Thrifting
"Apel ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh jajaran Humas Polri siap mengawal, menyertai dan menginformasikan setiap tahapan pelaksanaan operasi kepada masyarakat secara cepat, akurat, dan transparan," katanya kepada awak media, Rabu 11 Maret 2026.
Menurutnya, peran Humas Polri sangat penting untuk menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat, mulai dari persiapan operasi, kondisi arus mudik, rekayasa lalu lintas, hingga layanan yang disiapkan oleh Polri dan instansi terkait.
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, potensi pergerakan masyarakat selama mudik Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 143 juta orang atau sekitar 50,2 persen dari total populasi Indonesia.
BACA JUGA:Tak Sekadar Ukur Kepuasan, Bupati Bogor Jadikan Survei Publik Dasar Perencanaan Pembangunan
BACA JUGA:Ratusan Anak Yatim Hadiri Bukber AMPI, Ustaz Ahmad Yani Puji Kepemimpinan Bahlil
Untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas tersebut, Polri bersama Tentara Nasional Indonesia dan berbagai stakeholder akan melibatkan 389.681 personel gabungan yang disebar di seluruh wilayah Indonesia.
Selain itu, sebanyak 2.756 posko pengamanan juga disiapkan untuk mendukung pelaksanaan operasi.
"Posko tersebut terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu yang ditempatkan di berbagai titik strategis guna memberikan pelayanan serta rasa aman kepada masyarakat," ujarnya.
Dalam Operasi Ketupat 2026, aparat juga akan melakukan pengamanan terhadap 185.544 objek yang tersebar di berbagai daerah.
Objek tersebut meliputi 121.796 masjid, 54.516 lokasi salat Idul Fitri, 4.640 objek wisata, 2.962 pusat perbelanjaan, 618 terminal, 562 pelabuhan, 268 stasiun kereta api, serta 182 bandara.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: