Purbaya Kaget Pasar Beringharjo dan Malioboro di Jogja Ramai Pengunjung, Tandanya Apa?
Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa mengaku sempat berkunjung ke Pasar Beringharjo dan Malioboro untuk mengecek langsung perputaran ekonomi di sana. Ia mengaku terkejut dua tempat tersebut ramai pengunjung.-fajar ilman-
JAKARTA, DISWAY.ID -- Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengeklaim daya beli masyarakat masih tinggi ditengah tekanan ekonomi global. Terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447.
Pernyataan itu disampaikan saat dirinya mengunjungi Pasar Beringharjo dan Teras Malioboro Satu, Yogyakarta pada Selasa 17 Maret 2026.
"Kita mau lihat apa betul pasar-pasar tradisional sudah mati. Ternyata di sini masih rame, dan omsetnya juga tinggi," katanya kepada wartawan.
Ia menyebut, transaksi jual beli di tersebut selama setahu menyentuh 2 triliun rupiah, dan akan semakin ramai menjelang lebaran.
"Di sini setahun sampai 2 triliun. Dan akhir-akhir ini makin rame, makin rame. Semoga ke depan makin rame lagi kalau ekonominya kita perbaiki terus ke depan," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Purbaya menyempatkan diri untuk membeli batik untuk dirinya dan istri.
"Saya belanja batik, kain, belanja kaos, belanja baju satu buat istri," ujarnya.
BACA JUGA:Purbaya Dapat Bocoran, Prabowo Bakal Tempatkan PNM di Bawah Naungan Kemenkeu
Ia mengaku belanja banyak di pasar tersebut. Sebab, harga di pasar ini lebih murah ketimbang pasar-pasar lain.
"Lumayan banyak. Karena harganya dibanding Jakarta lumayan bagus. Kalau saya lihat di Jakarta kan berapa juta, di sini seperberapanya," ungkapnya.
"Jadi saya suka dari belanja di sini. Kalian lihat, pasar masih hidup. Tadi ada beberapa pedagang minta kalau bisa dikasih pinjaman murah," lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, Purbaya sempat bertanya kepada pemulak, terkait kecukupan dana dalam berbisnis.
BACA JUGA:Gejolak Timur Tengah Bikin Dolar Menggila, Purbaya: Rupiah Masih Aman Terkendali
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: