Ekoteologi Didorong hingga Akar Rumput, Dirjen Bimas Buddha: Dharma Harus Berdampak ke Lingkungan

Ekoteologi Didorong hingga Akar Rumput, Dirjen Bimas Buddha: Dharma Harus Berdampak ke Lingkungan

Dirjen Bimas Buddha Kemenag Supriyadi dan Sekwil Sangha Agung Indonesia DKI Jakarta-Banten YM Bhadranatha Thera, saat penanaman ribuan pohon di Vihara Bakti Pramuka Komplek Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Rabu, 1 April 2026-Disway.id/M Purwadi-

"Tentunya kami sebagai organisasi buddhis yang terbesar di Indonesia, khususnya Sangha Agung Indonesia, di pengabdian ke-67 tahun ini mengadakan salah satunya adalah bagian ekoleogi atau penanaman pohon. Ini kita semarakkan, kita kobarkan, kita dorong, khususnya untuk di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dan sampai saat ini kita sudah bisa menanam pohon sekitar lebih dari 7.000 pohon," jelasnya.

BACA JUGA:Abdul Mu’ti Sebut Pendidikan Senjata Utama Berdayakan Perempuan

BACA JUGA:Dari Kota Malang, Candyco Kembangkan Kerajinan Rajut Custom dengan Dukungan BRI dan LinkUMKM

Bhadranatha memastikan aksi akan menjadi satu program yang berkelanjutan.

Artinya, aksi tidak hanya saat ini saja, tapi akan terus berlanjut hingga tahun-tahun berikutnya. 

"Karena tentu kita melihat bahwa di Indonesia saat ini alam kita juga sudah banyak yang rusak, begitu banyak bencana alam, penepangan pohon, dan sebagainya. Sehingga tentu banyak makhluk yang mengalami penderitaan. Bukan hanya makhluk satwa, tetapi juga manusia, juga banyak yang mengalami penderitaan atau terkena dampak dari adanya kerusakan hutan itu sendiri," tandasnya.

Bhadranatha menegaskan bahwa ajaran Buddhisme menempatkan cinta kasih sebagai kunci dalam menjaga keseimbangan alam. Menanam pohon adalah bentuk nyata dari kepedulian dan tanggung jawab terhadap semesta.

Ia pun mengajak seluruh umat Buddha di Indonesia untuk terus berkontribusi dalam gerakan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari praktik spiritual.

BACA JUGA:Pelantikan Pejabat Baru Kemenimipas, Menteri Agus Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

BACA JUGA:4 Warga Tewas Buntut Terbunuhnya 1 Polisi di Dogiyai Papua

"Kami mendorong seluruh umat Buddha di seluruh Indonesia agar memiliki cinta kasih dan kepedulian terhadap alam kita. Tentunya kita harus memahami bahwa tidak ada satu makhluk pun di dunia ini yang ingin hidup menderita. Semua makhluk mendambakan, mengharapkan kehidupan yang damai dan bahagia," ucapnya.

Dalam rangkaian peringatan 76 tahun pengabdian Sangha Agung Indonesia,  MBI Provinsi DKI Jakarta turut menyemarakkan gerakan ini melalui rangkaian kegiatan penanaman pohon secara serentak pada periode 1 Maret hingga 1 April 2026. 

"Dengan semangat kolaborasi dan nilai cinta kasih, gerakan ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi kelestarian lingkungan dan keberlangsungan hidup generasi mendatang," pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: