Covid-19 Varian Cicada Meluas, Gejalanya Ada Diare Selain Demam Pilek dan Sesak

Covid-19 Varian Cicada Meluas, Gejalanya Ada Diare Selain Demam Pilek dan Sesak

Covid-19 muncul varian Cicada-Istimewa-

Tes sangat penting untuk diagnosis dan pengobatan yang tepat.

“Varian baru ini masih sensitif terhadap obat antivirus COVID yang telah kita kembangkan, jadi setidaknya itu masih efektif,” kata García-Sastre.

BA.3.2, varian baru COVID-19 dengan banyak mutasi yang mungkin lebih mampu menghindari kekebalan dari vaksin atau infeksi sebelumnya, kini sedang menyebar di Amerika Serikat.

Meskipun kasus COVID secara nasional rendah, varian BA.3.2 mulai mendapatkan perhatian secara global. Varian ini, yang juga disebut “cicada,” muncul lebih dari setahun lalu dan berkembang perlahan hingga musim gugur lalu mulai meningkat di beberapa negara, termasuk AS.

BACA JUGA:Jadwal Bioskop Trans TV Hari Ini 4 Januari 2026 Lengkap Sinopsis, Akhir Pekan Nonton Kisah Pandemi COVID

Per 11 Februari, varian BA.3.2 telah terdeteksi di setidaknya 25 negara bagian, menurut CDC.

Yang lebih mengkhawatirkan adalah banyaknya perubahan genetik pada protein spike-nya, yang membedakannya dari varian lain yang beredar, menurut Andrew Pekosz, seorang ahli virologi di Johns Hopkins.

Virus SARS-CoV-2 terus bermutasi saat menyebar, sehingga memunculkan varian baru. Varian yang paling umum di AS saat ini masih berkerabat dekat, dengan perbedaan genetik kecil. Namun, BA.3.2 cukup menonjol, menurut para ahli.

“Varian ini memiliki banyak mutasi yang mungkin membuatnya terlihat berbeda bagi sistem imun,” kata Pekosz.

BACA JUGA:Pramono Duga Video Viral Harimau 'Sri Deli' Kurus di Ragunan Direkam Saat Covid-19

Mutasi ini berpotensi mengurangi perlindungan dari infeksi sebelumnya atau vaksinasi, menurut studi terbaru CDC.

Akibatnya, varian yang “sangat bermutasi” ini sedang dipantau ketat oleh pejabat kesehatan. Pada Desember 2025, WHO mengklasifikasikan BA.3.2 sebagai “varian dalam pemantauan.”

BA.3.2 dijuluki “cicada” oleh T. Ryan Gregory, profesor biologi evolusi di University of Guelph.

Seperti serangga dengan nama yang sama, BA.3.2 juga “bersembunyi” selama beberapa tahun sebelum muncul kembali sebagai varian potensial, kata Gregory.

BACA JUGA:Menkes Budi: Flu H3N2 Subclade K Mematikan Seperti Covid? Flu Biasa

Apa Itu Varian COVID Baru BA.3.2?

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: