Mulai dari Menu MBG sampai Kepala SPPG, BGN Bakal Buka-bukaan Operasional Dapur Secara Publik
Kepala BGN Sudaryono melakukan inspeksi dadakan di sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di Bogor, Jawa Barat, Jumat, 24 Juli 2026.-ist-
JAKARTA, DISWAY.ID -- Badan Gizi Nasional (BGN) akan menyiapkan sebuah sistem yang memungkinkan masyarakat ikut mengawal dan mengevaluasi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Rencananya, sistem tersebut akan dapat diakses mulai pekan depan.
Kepala BGN Sudaryono mengatakan upaya ini merupakan salah satu bentuk perbaikan transparansi operasional Program MBG, sekaligus memastikan bahwa menu yang disajikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) benar-benar berkualitas dan memiliki kandungan gizi yang baik.
"Kami akan umumkan di momen berikutnya bagaimana publik bisa ikut terlibat mengawasi menu MBG ini, mengawasi makanan yang dibagi ini. Kami harapkan minggu depan sudah bisa diakses oleh seluruh orang tua siswa," jelas Sudaryono dalam konferensi pers, Senin (27/7).
BACA JUGA:Ancam Tutup Dapur MBG, Kepala BGN Sudaryono Siap Pecat Oknum PPPK yang Minta Gratifikasi
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa para orang tua dapat mengakses sistem pengawasan tersebut melalui sebuah platform. Di dalamnya, mereka dapat mengecek sekolah tempat anaknya menempuh pendidikan, menu MBG yang disajikan, SPPG yang bertanggung jawab, serta nama Kepala SPPG terkait.
"Jadi, pihak terkait atau stakeholder bisa mendapatkan informasi itu, termasuk kandungan gizi di menu itu. Orang tua siswa, guru, kepala sekolah, kepala daerah, dan dinas-dinas bisa mengakses informasi ini," imbuh dia.
Di samping itu, Sudaryono mengatakan bahwa BGN juga akan meningkatkan transparansi informasi di situs resminya. Dalam hal ini, BGN akan memperbarui tampilan situs serta mencantumkan data mengenai jumlah SPPG yang beroperasi di setiap kecamatan dan kabupaten/kota beserta jumlah penerima manfaatnya.
BACA JUGA:Mulai Pekan Depan, Publik Bisa Pantau Menu MBG Secara Online
"Kasih saya waktu beberapa hari ini untuk kami perbaiki, sehingga bapak Ibu semua mungkin tidak perlu kemudian bertanya secara manual, tapi by system bisa kami perbaiki," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: