Jadi Ladang Cuan, Bagaimana Kopi Keliling dan Coffee Shop Berbagi Pasar?

Selasa 18-08-2026,15:55 WIB
Reporter: |
Jadi Ladang Cuan, Bagaimana Kopi Keliling dan Coffee Shop Berbagi Pasar?

keberadaan kopi keliling justru dapat membantu memperluas pasar industri kopi. Konsumen memiliki lebih banyak pilihan sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing.-dok Disway-

Ia menggunakan 100 persen biji kopi robusta sebagai salah satu ciri khas produknya. Menurutnya, penggunaan robusta dipilih karena lebih sesuai dengan kondisi usaha yang masih dalam tahap awal perintisan.

Kunci Kepercayaan dan Fondasi Bisnis Kopi

Untuk mempertahankan pelanggan di tengah semakin banyaknya pilihan kopi, Advis menilai pelaku coffee shop harus menjaga cita rasa dan karakter produknya. 

“Ciri khas harus tetap sama, terus sama pelanggan itu jangan jutek, harus ramah dan gercep melayani pelanggan,” ungkapnya.

Ia mengaku belum banyak melakukan inovasi menu dan masih mempertahankan tiga menu utama, yakni latte, americano, dan spanish. Untuk promosi, ia sesekali memberikan flash sale atau potongan harga bagi pelanggan yang melakukan pembelian dalam jumlah tertentu.

Advist mengatakan strategi utama untuk mempertahankan pelanggan bukan semata-mata melalui promosi, melainkan membangun kepercayaan konsumen.

“Kuncinya itu di rasa dan kepercayaan konsumen ke kopi kita. Kalau misalkan konsumen sudah merasa cocok, mereka akan balik lagi dan bahkan merekomendasikan kopi kita ke orang lain,” ujarnya.

Harapan Pelaku Usaha Terhadap Stabilitas Bahan Baku

Terkait maraknya pedagang kopi keliling, Advist menilai pemerintah tidak perlu membuat aturan khusus yang terlalu ketat mengenai aktivitas mereka. 

Menurutnya, pedagang kopi keliling tetap perlu diberikan ruang untuk mencari nafkah selama tidak mengganggu ketertiban umum.

“Biarkanlah mereka mencari nafkah dengan tenang dan damai,” katanya. Ia justru berharap pemerintah fokus menjaga stabilitas harga bahan baku, terutama komoditas kopi dan kebutuhan produksi lainnya.

“Tugas pemerintah itu saja, nggak usah yang lain,” ujarnya.

Advist menilai industri kopi masih memiliki prospek karena karakter konsumennya beragam. Baik coffee shop maupun kopi keliling dinilai dapat berkembang berdampingan selama masing-masing mampu mempertahankan ciri khas dan kualitas produknya.

Kopi Keliling Jadi Ladang Cuan

Mengandalkan mobilitas tinggi dan menyasar konsumen secara langsung, model bisnis ini menawarkan pola kerja yang berbeda dibandingkan kedai kopi shop pada umumnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: