Konjen Tiongkok Cup Mobile 2026 Kirim 5 Gamers ke Tiongkok
Ajang esports Konjen Tiongkok Cup Mobile 2026 resmi berakhir di Oval Atrium Ciputra World Surabaya, Minggu, 30 Agustus 2026.-dok disway-
"Ini kegiatan positif. Esports bisa untuk melatih kefokusan otak pemuda. Tentunya harus tetap dalam pantauan orang tua," katanya.
BACA JUGA:Kemenpora Lepas Tim Esports Indonesia ke Panggung Dunia FFWS SEA 2025
Bagi Ateng Family, kemenangan tersebut menjadi pengalaman yang membanggakan. Selain membawa pulang gelar juara, mereka juga mendapatkan kesempatan untuk berkunjung ke Tiongkok.
Rico Airlangga, mid laner Ateng Family, mengaku timnya bisa tampil maksimal karena memiliki chemistry yang sudah terbentuk melalui latihan bersama.
"Pastinya sangat senang bisa menjadi juara. Kami sering latihan bersama dan main bersama. Jadi, chemistry kami sudah terbentuk," terang Rico.
Rico menjadi salah satu pemain yang tampil menonjol pada laga final. Ia berhasil mendapatkan Maniac pada gim ketiga saat Ateng Family menghadapi Ugar Goat Team.
Kesempatan berkunjung ke Tiongkok pun sudah membuat Rico memiliki satu tujuan yang ingin didatangi. Jika mendapat kesempatan, ia ingin mengunjungi kantor Moonton di Shanghai.
"Kalau bisa ke kantor Moonton. Mau lihat piala M-Series," katanya.
Tidak hanya menghadirkan kompetisi esports, Konjen Tiongkok Cup Mobile 2026 juga diramaikan berbagai pertunjukan budaya Tiongkok. Salah satunya adalah penampilan siswa Xin Zhong School.
BACA JUGA:PBESI-Garudaku Berkolaborasi Gelar Liga Esports Nasional
Para siswa menampilkan beragam talenta, mulai dari Wushu, bernyanyi dalam bahasa Mandarin, hingga memainkan alat musik tradisional Tiongkok, Pipa.
Guru Bahasa Mandarin Xin Zhong School Theresa Prasetyo mengatakan berbagai penampilan tersebut merupakan bagian dari keterampilan yang telah dipelajari para siswa.
"Murid-murid kami memang memiliki beragam talenta. Dari Wushu, memainkan alat musik, dan lainnya, itu sudah disiapkan sejak lama. Jadi, ketika ada penampilan seperti ini, anak-anak kami hanya perlu mengulang kembali apa yang mereka pelajari," ujar Theresa.
Konjen Tiongkok Cup Mobile 2026 pun menjadi lebih dari sekadar turnamen esports. Ajang tersebut mempertemukan semangat kompetisi generasi muda dengan kolaborasi lintas lembaga serta pengenalan budaya Tiongkok kepada masyarakat Surabaya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: