4 Cara UMKM Dongkrak Penjualan di e-Commerce dengan Budget Campaign Cuma Rp10 Juta

Selasa 01-09-2026,13:33 WIB
4 Cara UMKM Dongkrak Penjualan di e-Commerce dengan Budget Campaign Cuma Rp10 Juta

Cara UMKM dongkrak penjualan di e-Commerce tak selalu membutuhkan anggaran campaign yang besar. --istimewa

JAKARTA, DISWAY.ID - Cara UMKM dongkrak penjualan di e-Commerce tak selalu membutuhkan anggaran campaign yang besar. 

Dengan budget hanya Rp10 juta, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tetap bisa meningkatkan jangkauan produk hingga mendorong konversi penjualan, asalkan dana tersebut digunakan dengan strategi yang tepat. 

Meski terbilang minim, bukan berarti budget campaign Rp10 juta tidak bisa cuan alias mendapatkan konversi penjualan yang tinggi di e-commerce. 

BACA JUGA:Tabel KUR BCA 2026 Plafon Rp100-Rp500 Juta Tenor 1-5 tahun Berapa? Segini Cicilannya untuk UMKM

Dengan strategi yang tepat, pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) tetap memiliki peluang mendapatkan konversi penjualan di berbagai platform e-commerce.

Chief Commercial Officer SCGI Agency, Edgar Alexander berbagi trik dan cara yang bisa dilakukan oleh para pelaku UKM dalam mempromosikan produknya. 

Menurut Edgar, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menyesuaikan budget dan campaign yang akan dibuat. Di antaranya:

BACA JUGA:Puluhan Driver Grab Konvoi Bawa Cerita UMKM, Helm Unik Jadi Sorotan

Cara UMKM Dongkrak Penjualan

1. Produksi Konten 

Bila kamu hanya memiliki budget Rp10 juta, yang pertama kamu harus lakukan adalah memproduksi konten kreatif. Sisihkan budget maksimal Rp2 juta untuk pembuatan konten.

“Tidak harus sinematik. Gunakan alat yang ada seperti ponsel dan laptop yang support video/image editing,” kata Edgar.

Berdayakan pula rekan di sekitar sebagai talent dengan kompensasi uang transport setimpal dan share portofolio. 

BACA JUGA:Patungan Warga Threads Kumpul Ratusan Juta Rupiah, Bantu Logistik Massa Aksi Demo di DPR: 50 UMKM Semringah!

2. Optimalisasi Iklan Digital

Alokasikan 40 persen atau sekitar Rp4 juta untuk optimalisasi iklan digital. Kamu bisa memulainya dengan iklan mikro. Target dari iklan mikro memiliki jangkauan konsumen di tingkat kelurahan atau kecamatan saja, bukan seluruh kota atau provinsi.

Jadi, akan lebih dekat secara emosional maupun budaya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait