Imbas 512 Santri Keracunan MBG di Sidoarjo, Kepala SPPG Tanggulangin Diusulkan Dicopot
Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana, buka suara terkait indisen keamanan pangan di Sidoarjo, Jawa Timur. --Candra Pratama
BACA JUGA:414 Dapur MBG Belum Beroperasi tapi Sudah Terima Duit, Rp311 Miliar Dikembalikan ke Negara
Menurut dia, insiden tersebut adalah musibah yang dapat mendatangkan kebaikan dan keberkahan bagi segenap santri-santriwati serta para orang tua ataupun wali santri yang terdampak peristiwa dugaan keracunan itu.
"Kami sudah mendampingi beliau-beliau, semua sudah paham. Mungkin Anda (santri-santriwati dan wali santri) akan naik kelas. Berkah dari musibah ya. Kita positive thinking saja pada Allah," harap dia.
Tak hanya itu, Abdul juga memastikan kehadiran aparat keamanan yang disebut-sebut berada di sekitar kawasan pondok pesantren pascakejadian tersebut adalah untuk membantu pengasuh pondok pesantren dalam proses penanangan bagi segenap santri-santriwati yang mengalami gejala keracunan.
"Bukan dijaga aparat, mereka juga ikut membantu kita. Kalau menjaga kan beda konotasinya. Ini bahu-membahu," kata dia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: