Ambang Batas Parlemen di Pemilu 2029 Memanas, Parpol Usul 1 hingga 7 Persen

Senin 21-09-2026,07:49 WIB
Ambang Batas Parlemen di Pemilu 2029 Memanas, Parpol Usul 1 hingga 7 Persen

Wacana menaikkan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) menjadi 5 persen dalam Pemilu 2029 menuai tanggapan berbeda dari sejumlah partai politik-disway.id/Anisha Aprilia -

Penolakan PT 5 persen

Namun, dibalik usulan PT 5 persen itu terdapat sikap berbeda yang disampaikan PAN.

Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi menyatakan keberatan jika PT dinaikkan di atas 4 persen.



Viva menyoroti potensi bertambahnya suara sah yang tidak dapat dikonversi menjadi kursi DPR apabila ambang batas dinaikkan.

BACA JUGA:Hasan Gontor Ungkap 4 Kali Berbincang dengan Prabowo: Antum Enggak Tahu Dong

Namun, dia menekankan ketakutannya itu bukan terjadi karena PAN tak lolos parlemen.

"PAN berkeberatan jika Parliamentary Threshold (PT) naik lebih dari 4 persen. Sikap PAN bukan karena khawatir tidak lolos mendapatkan kursi DPR RI, karena sejak Pemilu 1999 sampai 2024 PAN terbukti selalu lolos ke Senayan," ujar dia.



Ia menjelaskan berdasarkan data yang dicatat terdapat lebih dari 17,3 juta suara sah yang tidak terkonversi menjadi kursi DPR pada Pemilu 2024.



"Dalam teori pemilu, semakin tinggi angka PT akan menyebabkan kecenderungan suara sah pemilih tidak dapat dikonversi menjadi kursi. Hal itu diperparah dengan adanya semakin banyak partai peserta pemilu tidak lolos PT maka akan semakin memperbesar jumlah suara sah akan hangus tenggelam ke laut karena tidak bisa dikonversi menjadi kursi," jelasnya.



BACA JUGA:Prakiraan Cuaca BMKG Minggu 20 September 2026, Ada Hujan Petir hingga Udara Kabur

Sementara itu, NasDem mengusulkan PT yang lebih tinggi, yakni 7 persen.

Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh menegaskan partainya tetap mengusulkan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) sebesar 7 persen, dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (RUU Pemilu).



Meski demikian, NasDem tetap membuka pembahasan dengan partai lain untuk mencari angka yang disepakati bersama.



“Nasdem mengusulkan 7 persen. Walaupun surveinya Nasdem 4 persen. Jadi Nasdem itu mengikhlaskan dirinya, kalau dia enggak masuk di parlemen, karena parliamentary threshold-nya tinggi. Ya itulah bagian daripada keinginan kita mementingkan kepentingan nasional. Lebih besar daripada kepentingan partai,” ujar Surya Paloh.



BACA JUGA:Prabowo Cium Mushaf Al-Qur'an Karya Santri Gontor, Bukan Sekadar Hadiah

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: