Kementerian PKP Percepat Program Bedah Rumah 2026, Ribuan Unit Ditargetkan Rampung
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mempercepat realisasi program bedah rumah melalui rapat monitoring mingguan bersama pemerintah daerah-disway.id/Candra Pratama-
JAKARTA, DISWAY.ID - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mempercepat realisasi program bedah rumah melalui rapat monitoring mingguan bersama pemerintah daerah.
Menteri PKP Maruarar Sirait memimpin koordinasi melalui konferensi video bersama Gubernur Maluku, Gubernur Papua Barat Daya, Gubernur NTB, serta jajaran Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) di Kantor Kementerian PKP.
"Kita tidak boleh berhenti pada target. Setiap minggu kita lihat progresnya, apa yang sudah selesai dan apa yang masih menjadi kendala. Kalau ada masalah, segera kita selesaikan bersama," ujar Menteri Ara, Minggu, 20 September 2026.
BACA JUGA:Aparat Diminta Harus Terapkan Nilai HAM saat Tangani Unjuk Rasa
Untuk 2026, target bedah rumah di Maluku mencapai 6.977 unit, Papua Barat Daya 3.130 unit, NTB 11.061 unit, dan Kalimantan Barat 17.950 unit.
Hingga saat ini, masing-masing daerah telah menyelesaikan secara fisik 100 persen sebanyak 134 unit di Maluku, 38 unit di Papua Barat Daya, 1.313 unit di NTB, dan 1.408 unit di Kalimantan Barat.
Selain bedah rumah, Kementerian PKP mendorong percepatan rumah subsidi dan pembiayaan perumahan.
Di Kalimantan Barat, misalnya, realisasi rumah subsidi telah mencapai 5.100 unit dari kuota 22.000 unit, sementara penyaluran KUR Perumahan mencapai sekitar Rp416,5 miliar kepada 690 debitur.
Di Papua Barat Daya, realisasi rumah subsidi mencapai 361 unit dari target 3.000 unit, dengan KUR Perumahan telah tersalurkan Rp50,349 miliar kepada 120 debitur.
BACA JUGA:Kemenhub Pastikan Santunan Korban KMP Virgo Transport 8, Ahli Waris Terima Rp70 Juta
Sementara Maluku mencatat penyaluran KUR Perumahan Rp49,437 miliar kepada 254 debitur.
"Targetnya sudah ditetapkan. Sekarang kita dorong kecepatan realisasinya. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan balai harus bergerak bersama agar manfaat program segera dirasakan masyarakat," tegas Maruarar.
Ara menambahkan, Kementerian PKP akan terus melakukan monitoring mingguan untuk memastikan program bedah rumah, rumah subsidi, pembiayaan perumahan, dan program kawasan permukiman dapat terlaksana sesuai target.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: