PSI Sebut Polemik Ijazah Gibran Lukai Lulusan Luar Negeri dan Diaspora
Mahkamah Konstitusi (MK) saat pembacaan putusan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden Pilpres 2024 terkait keabsahan syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Selasa malam 6 Oktober 2025. -Disway/Fajar Ilman-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald A Sinaga atau biasa dipanggil Bro Ron menyebut narasi dalam polemik ijazah Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melukai lulusan pendidikan luar negeri.
"Narasi yang dibangun sekarang akan membuat orang tua dan anak muda diaspora merasa dikhianati oleh negeri sendiri," katanya saat dikonfirmasi, Jumat, 9 Oktober 2026.
BACA JUGA:IHSG Balik Arah ke Zona Hijau, Tembus Level 6.093 Jelang Weekend
Menurutnya, narasi dan tuduhan kurang berdasar terkait keabsahan dokumen pendidikan tersebut seolah meragukan standar serta legitimasi kampus luar negeri.
"Jauh-jauh ke negeri seberang mencari pendidikan tinggi, tidak dianggap karena tidak mempunyai pendidikan menengah di dalam negeri," ujarnya.
Dengan begitu, Bro Ron meyakini para lulusan pendidikan luar negeri akan menghakimi pembuat gaduh polemik ijazah ini.
BACA JUGA:Blokir Celah Kecurangan Haji, Kemenhaj dan Kemendagri Padukan Data Dukcapil dan Siskohat
"Patut diyakini, diaspora akan menghakimi para pembuat gaduh dan partai pendukungnya di 2029 nanti," tegasnya.
Diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan tidak menemukanya dokumen yang membuktikan Gibran memiliki ijazah, sertifikat, atau diploma sekolah luar negeri yang setara dengan jenjang SMA.
Meski demikian, MK tidak bisa membatalkan atau mendiskualifikasikan Gibran Rakabuming untuk mundur dari jabatan Wakil Presiden.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: