Kampus Didorong Pangkas Emisi, Panduan Net Zero Campus Diluncurkan
Perguruan tinggi ini sebagai penghasil solusi iklim melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.-dok Disway-
Menurut dia, dokumen ini dapat menjembatani pengetahuan, kebijakan, dan tindakan nyata dalam mendorong transisi menuju emisi nol bersih.
“Pertemuan ini penting bukan semata karena kita meluncurkan laporan kajian dan panduan. Namun, kita sedang mempertemukan pengetahuan, kebijakan, dan tindakan nyata untuk mendukung transisi menuju emisi nol bersih,” ujar Badri.
Ia menjelaskan, Kemendiktisaintek sebelumnya telah menerbitkan Panduan Kampus Berdampak melalui kebijakan Nomor 361 Tahun 2025.
BACA JUGA:Apa Itu Urban Heat Island? Fenomena yang Bikin Jakarta Makin Panas
Panduan itu menggunakan tiga dimensi untuk mengukur kontribusi perguruan tinggi, yakni dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Sebanyak 125 perguruan tinggi negeri (PTN) dan 115 perguruan tinggi swasta (PTS) unggul telah melaporkan dampak institusinya. Badri berharap, inisiatif Indonesia Net Zero Campus dapat terintegrasi dengan sistem pelaporan yang telah berjalan.
Menurut dia, keberlanjutan perlu menjadi bagian dari pembangunan nasional, termasuk dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi.
BACA JUGA:Punya Aset Besar? Kenali Manfaat Premier One OCBC untuk Kelola Kekayaan
Perubahan iklim tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga berkaitan dengan ketahanan pangan, energi, dan sumber daya air.
Dengan panduan NZC, perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menghasilkan pengetahuan tentang perubahan iklim, tetapi juga menerapkan langkah nyata untuk mengurangi jejak karbon dari aktivitas kampusnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: